Santri Ponpes KHASS Ucapkan Terima Kasih ke Bupati M.Syukur Atas Perbaikan Jalan 6,3 Km Menuju Pondok

Daerah22 Dilihat

Bangko, Forumnusantaranews.com-

Para santri Pondok Pesantren KH Abdul Satar Saleh (Ponpes) Khass di Desa
Renah Medan, Kecamatan Renah Pembarap menyampaikan ucapan terima kasih
kepada Bupati Merangin H. M. Syukur.

Ucapan itu disampaikan setelah Pemkab Merangin melakukan perbaikan dan
perawatan ruas jalan sepanjang 6,3 Km dengan lebar 4,5 meter dari Pulau
Baru menuju Simpang Renah Medan. Jalan tersebut menjadi urat nadi aktivitas
para santri, guru, dan masyarakat sekitar.

“Kami selalu terus berusaha semua jalan lancar dilalui. Perbaikan jalan ini
baru perkerasan fungsional, kedepannya akan kami tingkatkan menjadi jalan
aspal mantap,” ujar Bupati M. Syukur didampingi Kabid Bina Marga Dinas PUPR
Merangin Ariya Asghara.

Para santri mengaku sangat bersyukur atas perbaikan jalan tersebut. Kondisi
jalan yang sebelumnya sulit kini menjadi lebih baik sehingga perjalanan
menuju dan meninggalkan lingkungan pondok menjadi lebih lancar dan aman.

“Terima kasih kepada Bupati Merangin H M Syukur yang telah memperhatikan
dan memperbaiki jalan menuju pondok kami. Sekarang jalan lebih lancar dan
aman dilalui,” ujar Muhammad, seorang santri yang mewakili santri lainnya.

Menurut para santri, akses jalan yang baik sangat penting bagi
keberlangsungan aktivitas di pesantren. Selain memudahkan para santri,
kondisi jalan yang nyaman juga memberi kemudahan bagi para guru, orang tua
santri, dan warga sekitar yang setiap hari melintas.

Perbaikan infrastruktur ini menjadi bukti komitmen Pemkab Merangin dalam
membangun hingga ke wilayah pedesaan. Tujuannya untuk mendukung kelancaran
aktivitas masyarakat serta menunjang kegiatan pendidikan keagamaan.

Para santri berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan dan
pemeliharaan infrastruktur jalan dapat terus dilakukan, sehingga akses
transportasi menuju kawasan Ponpes dan desa-desa di sekitarnya semakin baik.

“Semoga kedepan jalannya bisa diaspal. Biar kalau musim hujan tidak becek
lagi,” harap para santri.(*/Tat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *