Kota Jambi Matangkan Persiapan Tuan Rumah MTQ ke-55 Tingkat Provinsi Jambi 2026, Wawako Diza Turun Langsung Tinjau Lokasi Masjid Untuk Pelaksanaan Lomba

Daerah3 Dilihat

Jambi, Forumnusantaranews.com-

Pemerintah Kota Jambi terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.
Berbagai venue utama dan pendukung mulai ditinjau untuk memastikan kesiapan
sarana, fasilitas, hingga kenyamanan masyarakat.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang juga Ketua Umum
Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi, turun langsung
meninjau sejumlah lokasi, Senin (28/09/2026).

Peninjauan diawali di Ex Arena MTQ, Jalan Pintu IV, Lorong Swadaya,
Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan. Lokasi ini menjadi arena
utama MTQ yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November
2026.

Diza mengatakan pengecekan dilakukan secara detail, mulai dari kesiapan
panggung utama, tenda kafilah, fasilitas pendukung, hingga kebutuhan teknis
lainnya.

“Masih ada beberapa lokasi yang dalam tahap evaluasi, termasuk UMKM,
kesiapan acara, ukuran panggung, dan kebutuhan lainnya,” ujar Diza.

Tidak hanya arena utama, Pemkot Jambi juga menyiapkan sedikitnya 10 masjid
yang tersebar di Kota Jambi sebagai lokasi perlombaan. Penggunaan masjid
diharapkan mampu mendekatkan pelaksanaan MTQ dengan masyarakat sekaligus
memperkuat syiar Al-Qur’an dan wisata religi.

Salah satu yang ditinjau adalah Masjid Nurul Hidayah, Jalan RB Siagian
Nomor 184, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan. Masjid ini
disiapkan untuk cabang Qira’at.

“Hari ini saya melakukan tiga kunjungan masjid. Kita melihat kesiapan
masing-masing masjid, apakah lokasinya sesuai dan fasilitasnya benar-benar
bisa digunakan untuk pelaksanaan lomba,” jelasnya.

Diza menegaskan penggunaan masjid sebagai arena lomba tetap mengutamakan
fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah. Jadwal perlombaan akan diatur di
luar jam ibadah agar tidak mengganggu jamaah.

“Tujuan mengadakan lomba MTQ di masjid-masjid ini bukan untuk mengganggu
kenyamanan pelaku ibadah. Pelaksanaannya nanti diatur di luar jam ibadah,”
tegasnya.

Menurut Diza, pelaksanaan MTQ di lingkungan masjid juga menjadi momentum
untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

“Ini juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita tetap harus mengajarkan
syariat Al-Qur’an kepada generasi penerus. Mudah-mudahan kegiatan ini
disambut baik oleh warga sekitar sehingga kita bersama-sama menyukseskan
MTQ,” harapnya.

Selain venue lomba, Pemkot juga menyiapkan keterlibatan pelaku UMKM untuk
menyemarakkan MTQ. Kehadiran UMKM diharapkan mampu menggerakkan ekonomi
masyarakat sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada kafilah dari
berbagai daerah.

MTQ ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 akan diikuti kafilah dari 11
kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, yakni Batanghari, Bungo, Kerinci,
Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung
Timur, Tebo, Kota Jambi, dan Kota Sungai Penuh.

Sebagai tuan rumah, Pemkot Jambi bersama LPTQ terus melakukan koordinasi
lintas OPD, pengurus masjid, dan panitia agar seluruh rangkaian kegiatan
berjalan tertib, nyaman, dan lancar.

Tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan syiar Al-Qur’an, MTQ ke-55 juga
menjadi momentum strategis bagi Kota Jambi untuk mempromosikan potensi
daerah, mulai dari UMKM, budaya, destinasi wisata, hingga wisata religi.

Dengan dukungan penuh pemerintah, panitia, pengurus masjid, pelaku UMKM,
dan masyarakat, Pemkot Jambi optimistis MTQ ke-55 tidak hanya sukses secara
penyelenggaraan, tetapi juga mampu memperkuat semangat kebersamaan dan
kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *