ME Angkatan 174 Dekanat Pantura: Merawat Kasih, Menguatkan Keluarga

Daerah14 Dilihat
Doc: Foto Bersama

Forumnusantaranews.com- Semangat kebersamaan dan kasih keluarga terasa dalam kegiatan Pohon Keluarga Marriage Encounter (ME) Angkatan 174 Dekanat Pantura yang digelar di Gereja Katolik Paroki Salib Suci Purwakarta.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus menindaklanjuti semangat Marriage Encounter dalam kehidupan keluarga. Para pasangan suami istri diajak kembali merawat komunikasi, kesetiaan, pengampunan, dan kasih dalam perjalanan rumah tangga.

Pembinaan dipimpin R.P. Telesforus Nugroho Krisusanto, SS.CC., dengan materi dan kesaksian dari tiga pasangan pasutri, yakni Mursid–Fara, Suparno–Erna, dan Pranoto–Etty. Melalui pengalaman nyata, para peserta diajak menyadari bahwa keluarga merupakan tempat pertama untuk menghadirkan kasih Allah dan bertumbuh bersama dalam iman.

Kebersamaan semakin kuat melalui Kurban Misa bersama ME Angkatan 174 dan seluruh angkatan ME Dekanat Pantura. Dalam doa dan perayaan iman, para pasutri menyerahkan suka duka serta perjalanan keluarga mereka kepada Tuhan.

Semangat persaudaraan lintas angkatan 174 Dekanat Pantura yang mengikuti pohon keluarga juga terus digerakkan oleh Pasutri Elias Posma. di antaranya Thomas–Susi, Lambang–Dewi, Sahja–Iin, Maryono–Kapti, Tarcisius–Suharyati, Joes–Kristina, dan Tedy–Ferawati.

Kehadiran tujuh pasutri ini menjadi bagian penting dalam membangun kembali semangat kebersamaan, komunikasi dan pendalaman panggilan hidup berkeluarga melalui pohon keluarga.

Parokus Gereja Katolik Paroki Salib Suci Purwakarta sekaligus Ketua Dekanat Pantura, R.D. Yohanes Istimoer Bayu Ajie, turut hadir dalam ramah tamah dan memberikan penguatan kepada para pasutri.

“Melalui tema Pohon Keluarga, para pasangan diajak memahami bahwa keluarga membutuhkan akar yang kuat berupa iman, kasih, komunikasi, kesetiaan, pengampunan, dan komitmen. Dari akar yang kuat,” kata Johanes Baptis Kesekretariatan Gereja Salib Suci, Minggu 4 Oktober 2026.

Keluarga, Sambung Joes sapaan akrab Johanes Baptis, diharapkan mampu bertumbuh dan menghasilkan buah kasih bagi keluarga, Gereja, dan masyarakat.

Kegiatan ini menegaskan bahwa Marriage Encounter bukan sekadar pertemuan sesaat, melainkan perjalanan untuk terus memperbarui kasih dan komitmen perkawinan. Berjalan bersama, bertumbuh bersama, dan melayani bersama dalam Kristus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *