forumnusantaranews.com
— Persebaya Surabaya dilaporkan akan mendapatkan kehadiran bintang baru yang siap menambah kekuatan di lini tengah musim depan. Figur tersebut adalah Milos Raickovic, bek tengah asal Montenegro yang memiliki nilai pasar fantastis.
Nama Milos Raickovic mencuat sebagai rekrutan asing terakhir Green Force untuk kompetisi Liga 1 Indonesia 2025/2026 berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos.
Di bawah komando pelatih anyar Eduardo Perez, Raickovic diharapkan menjadi penyeimbang sekaligus pemutus serangan lawan dari lini tengah.
Nilai pasarnya tidak main-main, mencapai Rp 3,48 miliar berdasarkan estimasi terkini. Harga itu tentu membuat ekspektasi publik terhadapnya semakin tinggi, apalagi Persebaya Surabaya memang butuh figur tangguh di tengah.
Raickovic saat ini masih terdaftar sebagai pemain FK Otrant-Olympic Ulcinj, klub yang ia bela sejak Januari 2025. Namun kontraknya akan segera berakhir pada 15 Juni 2025, membuka jalan lebar bagi kepindahan ke Indonesia.
Dengan tinggi 1,87 meter dan dominan menggunakan kaki kanan, Raickovic dikenal sebagai gelandang pekerja keras.
Ia bisa dimainkan sebagai gelandang tengah maupun gelandang bertahan, membuatnya fleksibel dalam skema taktik.
Secara profesional, Raickovic telah mencatatkan 298 penampilan sepanjang kariernya di berbagai kompetisi. Dari total laga tersebut, ia sukses mencetak 36 gol dan menyumbang 13 assist untuk tim-tim yang ia bela.
Catatan kartu kuningnya mencapai 48, mengindikasikan gaya mainnya yang keras dan cenderung agresif. Julukan “tukang jagal” pun mulai disematkan karena perannya sebagai penghancur serangan lawan dari lini tengah.
Dia telah menghabiskan total waktu bermain sebanyak 21.118 menit di atas lapangan sepanjang karier profesionalnya. Angka tersebut menunjukkan konsistensi dan durabilitas pemain berusia 31 tahun ini.
Berbicara tentang pengalaman internasional, Raickovic bukanlah pemain sembarangan. Ia merupakan salah satu pemain yang telah merasakan atmosfer pertandingan internasional bersama Tim Nasional Montenegro.
Debutnya bersama tim senior Montenegro terjadi pada 7 Oktober 2020, saat ia berusia 26 tahun 10 bulan. Di bawah asuhan pelatih Faruk Hadzibegic, ia langsung dipercaya untuk tampil di laga penting.
Total sudah 18 caps dikoleksinya bersama tim senior Montenegro meski belum mencetak gol. Namun kontribusinya lebih banyak terlihat dalam aspek pertahanan dan transisi permainan dari belakang ke depan.
Sebelum menembus skuad senior, Raickovic lebih dulu tampil bersama tim kelompok umur Montenegro. Ia memulai dari Timnas U-17 dan terus naik ke U-19 dan U-21 sebelum promosi ke tim utama.
Debutnya bersama Montenegro U-17 terjadi pada 25 September 2009 saat ia baru berusia 15 tahun 9 bulan. Kemudian ia tampil di Timnas U-19 pada 6 Oktober 2011 dan Montenegro U-21 pada 4 Juni 2014.
Di tingkat U-17 ia mencatatkan 1 penampilan, di U-19 ada 3 caps, dan di U-21 total 2 pertandingan. Meski tak menyumbang gol, keberadaan Raickovic kerap memberikan stabilitas lini tengah yang sangat penting.
Catatan lengkap debutnya juga memperlihatkan setiap pelatih yang menanganinya selalu mempercayakan peran vital padanya. Ini menjadi bukti betapa pentingnya peran Raickovic dalam sistem permainan tim.
Lini tengah Persebaya Surabaya musim lalu dianggap kurang tajam dan kerap kalah duel fisik dengan tim-tim besar. Kehadiran Raickovic tentu diharapkan menjadi solusi dari masalah klasik Green Force tersebut.
Tidak sedikit Bonek yang menyambut berita ini dengan antusias, apalagi Persebaya Surabaya memang tengah membangun ulang timnya.
Figur Raickovic dianggap sesuai dengan karakter keras dan penuh determinasi yang menjadi ciri khas Green Force.
Meskipun belum ada pengumuman resmi dari manajemen Persebaya Surabaya, sinyal kedatangannya sudah sangat kuat. Apalagi kebutuhan tim terhadap gelandang bertahan berpengalaman seperti dirinya sangat mendesak.
Eduardo Perez yang dikenal sebagai pelatih dengan filosofi pressing tinggi tampaknya memang membutuhkan sosok seperti Raickovic. Pemain dengan kemampuan merebut bola, distribusi cepat, serta duel udara yang kuat.
Jika proses transfer berjalan lancar, maka Raickovic akan menjadi pemain asing kelima dan terakhir Persebaya Surabaya musim ini.
Sebelumnya Persebaya Surabaya sudah mengamankan beberapa nama yang siap bersaing di papan atas.
Publik Surabaya tentu berharap pemain senilai Rp 3,48 miliar ini bukan hanya nama besar, tapi juga mampu memberikan dampak nyata. Baik dalam memperkuat lini tengah maupun menularkan mental juara kepada rekan setim.
Dengan usia 31 tahun, Raickovic bisa dibilang sedang berada di fase puncak kedewasaan bermainnya.
Kombinasi pengalaman, fisik prima, dan ketangguhan akan menjadi senjata utama untuk membawa Persebaya Surabaya berbicara banyak musim ini.
Kini semua mata tertuju pada langkah resmi Persebaya Surabaya dalam mengumumkan kedatangan Raickovic. Apakah benar ia akan menjadi kepingan terakhir dari puzzle asing Green Force musim ini?
Jika kabar ini terbukti benar, maka Persebaya Surabaya telah membuat salah satu transfer paling menarik di Liga 1 Indonesia 2025/2026. Sebuah gebrakan yang bisa jadi awal dari era baru Green Force bersama Eduardo Perez.
Tinggalkan Balasan