Proyeksi Penguatan IHSG dengan Analisis Teknikal
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksikan akan menguat terbatas. Pada penutupan bursa pekan lalu, IHSG ditutup menguat ke level 7.543 atau naik 12,60 poin setara 0,17 persen. Proyeksi ini didasarkan pada berbagai faktor eksternal dan internal yang memengaruhi pasar saham.
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyampaikan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan terkait perdagangan. Kesepakatan ini membuat neraca perdagangan keduanya menjadi seimbang. Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa tarif 15 persen tidak akan berlaku untuk mobil dan barang lainnya, termasuk farmasi dan logam. Sementara itu, tarif untuk baja dan aluminium tetap seperti semula.
Namun, menurut Ursula, tarif 15 persen akan mencakup semua jenis barang, tidak akan ditambahkan ke tarif khusus industri, dan akan mencakup farmasi serta mobil. Bea masuk logam akan dipotong dan sistem kuota akan diberlakukan. Uni Eropa memiliki 15 persen untuk farmasi, namun apapun keputusan Trump nanti untuk menangani farmasi secara global akan ditaruh di dalam perjanjian lain.
Di sisi lain, Uni Eropa sepakat untuk membeli produk energi dari AS senilai 750 miliar dollar AS dan berinvestasi sebesar 600 miliar dollar AS di AS. Selain itu, mereka juga akan membuka pasar setiap negara untuk berdagang dengan Amerika tanpa tarif dan membeli sejumlah peralatan militer.
Berdasarkan analisis teknikal, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.400–7.600. Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG akan segera melanjutkan tren naik menuju 7.617 jika tetap berada di atas support minor 7.515.
Namun, ada potensi koreksi menuju 7.432 atau bahkan 7.354 yang sekaligus menguji garis SMA-10 sebagai support dinamis jika IHSG turun di bawah 7.515. Level support IHSG berada di 7.515, 7.432, 7.354, dan 7.271, sementara level resistennya di 7.617, 7.720, dan 7.805. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari beberapa perusahaan sekuritas:
Rekomendasi dari Pilarmas Investindo
- TPIA: last price 9.225, support 9.050, resistance 9.800, target 9.675
- ELSA: last price 505, support 490, resistance 530, target 525
- MAPI: last price 1.160, support 1.125, resistance 1.195, target 1.185
Rekomendasi dari Binaartha Sekuritas
- KLBE: trading buy, support 1.415, resistance 1.560-1.770, target 1.560
- MEDC: trading buy, support 1.215, resistance 1.390-1560, target 1.380
- PGAS: trading buy, support 1.560, resistance 1.725-1.920, target 1.725
- SMGR: speculative buy, support 2.280, resistance 2.690-3.100, target 2.540
Rekomendasi dari MNC Sekuritas
- ASII: buy on weakness 4.880-4.930, stoploss below 4.840, target 5.100-5.150
- BIRD: speculative buy 1.890-1.910, stoploss below 1.875, target 1.975-2.000
- BKSL: buy on weakness 116-121, stoploss below 109, target 134-149
- BTN: sell on strength 1.200-1.225
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Semua rekomendasi dan analisis saham berasal dari analis sekuritas yang bersangkutan, dan tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Pastikan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.
Tinggalkan Balasan