AC Milan Lakukan Comeback Hebat di Kandang Torino
Pertandingan antara AC Milan dan Torino dalam pekan ke-14 Serie A Liga Italia 2025-2026 berlangsung dengan dramatis. Meskipun sempat tertinggal 2-0, AC Milan akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan menang 3-2 melalui dua gol dari Christian Pulisic yang mencetak gol pada menit ke-67 dan menit ke-77. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Olimpico Grande Torino.
Awal yang Sulit untuk AC Milan
Torino tampil sangat dominan di babak pertama. Mereka unggul 2-0 sebelum menit ke-17 berakhir. Gol pertama dicetak oleh Nikola Vlasic melalui penalti pada menit ke-10 setelah pelanggaran Fikayo Tomori. Dua menit kemudian, Duvan Zapata mencatatkan gol kedua untuk Torino. Pada saat itu, AC Milan tampak kesulitan menghadapi permainan agresif tuan rumah.
Namun, situasi mulai berubah ketika Adrien Rabiot mencetak gol spektakuler dari jarak 30 meter pada menit ke-24. Gol ini memberikan semangat bagi tim asuhan Marco Landucci. Meski gol Rabiot berhasil menyamakan skor, AC Milan masih kalah 2-1 hingga akhir babak pertama.
Perubahan Strategi dan Comeback
Di babak kedua, AC Milan melakukan beberapa perubahan strategi. Pemain pengganti Christian Pulisic yang baru saja tiba di Turin karena demam tinggi, langsung memberikan dampak besar. Ia mencetak dua gol penting yang membawa AC Milan memimpin 3-2. Ini menjadi bukti bahwa pemain muda ini memiliki potensi luar biasa.
Pulisic juga menunjukkan sikap tenang dan penuh tekad di lapangan. Meskipun ia baru saja pulih dari sakit, ia tetap menjadi salah satu pemain kunci dalam comeback yang luar biasa ini. Selain itu, Ruben Loftus-Cheek juga tampil apik di babak kedua, memberikan kontribusi besar dalam permainan yang lebih seimbang.
Statistik dan Performa Tim
Menurut statistik pertandingan, AC Milan menguasai bola sebesar 64% selama pertandingan. Mereka melepaskan 16 tembakan ke gawang Torino, dengan 6 tembakan tepat sasaran. Sementara itu, Torino hanya melepaskan 8 tembakan, 4 di antaranya tepat sasaran. Performa tim AC Milan terlihat jauh lebih stabil dan efektif, terutama di babak kedua.
Komentar dari Asisten Pelatih
Asisten pelatih AC Milan, Marco Landucci, mengungkapkan rasa bangga atas performa tim. Ia menyebut bahwa tim ini pantang menyerah, bahkan dalam situasi sulit. “Tim ini pantang menyerah,” katanya. Ia juga mengapresiasi kerja keras staf pelatih dan dokter yang membantu Pulisic pulih sebelum pertandingan.
Landucci juga mengkritik cara tim bermain di babak pertama. “Kami terjebak di tengah lapangan, alih-alih mengoper bola ke sisi lapangan,” ujarnya. Namun, ia merasa percaya diri setelah gol Rabiot dan perubahan strategi yang dilakukan.
Masalah Cedera dan Kondisi Pemain
Meskipun kemenangan ini sangat penting, AC Milan harus menghadapi kabar buruk. Rafael Leão harus keluar lapangan setelah menendang bola di babak pertama. Ia mengalami nyeri pada otot adduktor di bagian atas kakinya. “Kami akan melakukan tes besok untuk memastikan kondisi Leão,” kata Landucci.
Selain itu, Samuele Ricci juga tampil sebagai pemain pengganti. Ia masuk dari bangku cadangan dan menunjukkan kemampuan yang baik. “Ricci adalah pemain yang bekerja keras dan selalu tersenyum,” tambah Landucci.
Hasil Akhir dan Klasemen
Hasil akhir pertandingan ini membuat AC Milan naik ke puncak klasemen Serie A 2025-2026 dengan 31 poin. Mereka unggul selisih gol dari Napoli. Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi AC Milan dalam menjaga tren positif mereka musim ini.
Dengan performa yang luar biasa dan semangat pantang menyerah, AC Milan menunjukkan bahwa mereka siap bersaing untuk gelar juara Serie A.
Tinggalkan Balasan