Antusiasme Siswa SMPN Gudang Arang Naik Usai Terima MBG

Peningkatan Antusiasme Siswa di SMP Negeri Gudang Arang

Di Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, antusiasme siswa untuk bersekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Gudang Arang terlihat meningkat pesat. Hal ini terjadi sejak kebijakan makanan bergizi gratis diberlakukan pada 5 Agustus 2025 lalu. Sebelumnya, jumlah siswa yang mengikuti pembelajaran di sekolah tersebut mencapai 217 orang, namun angka ini sering mengalami fluktuasi.

Kepala Sekolah SMP Negeri Gudang Arang, Marinus Paskalis Retop, menjelaskan bahwa sejak ia menjabat sebagai kepala sekolah selama satu tahun terakhir, banyak siswa yang pulang sebelum waktu belajar selesai. Biasanya, anak-anak tersebut sudah kembali ke rumah pada pukul 09.00 atau 10.00 WIT. Padahal, proses pembelajaran masih berlangsung cukup lama hingga pukul 13.30 atau bahkan 14.00 WIT.

Menurut Marinus, alasan utama siswa pulang lebih awal adalah karena rasa lapar. Ia menyadari bahwa jika siswa dipaksa tetap berada di sekolah, mereka bisa merasa tidak nyaman. Namun, jika dibiarkan pulang, hal itu juga tidak sesuai dengan aturan. Dengan adanya program makanan bergizi gratis, situasi ini justru menjadi lebih baik.

“Dengan adanya makanan bergizi gratis, kami sangat bersyukur karena membantu anak-anak bisa bertahan sampai pukul 13.30 atau bahkan sampai pukul 14.00 WIT,” ujarnya.

Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekolah. Dengan adanya makanan bergizi, siswa lebih fokus dalam mengikuti pelajaran dan memiliki energi yang cukup untuk menjalani aktivitas di sekolah. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan kepada guru untuk melaksanakan pembelajaran secara optimal tanpa khawatir siswa kelelahan atau tidak fokus akibat lapar.

Marinus menambahkan bahwa program makanan bergizi gratis ini juga berdampak pada kesehatan siswa. Anak-anak mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga dapat tumbuh secara optimal. Selain itu, keberadaan makanan bergizi juga memperkuat ikatan antara sekolah dan keluarga siswa, karena mereka merasa bahwa sekolah peduli terhadap kebutuhan dasar anak-anak.

Tidak hanya itu, program ini juga membantu mengurangi beban ekonomi keluarga siswa. Banyak dari mereka berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga pengadaan makanan bergizi gratis menjadi salah satu bentuk dukungan yang sangat berarti.

Dengan peningkatan antusiasme siswa dan dampak positif yang dirasakan oleh seluruh komponen sekolah, program makanan bergizi gratis di SMP Negeri Gudang Arang menjadi contoh sukses dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *