Persela Lamongan Siap Berburu Pemain Baru untuk Putaran Kedua
Persela Lamongan kini tengah menghadapi fase penting menjelang putaran kedua Pengadaian Championship musim 2025/2026. Setelah sejumlah pemain andalan meninggalkan klub, manajemen Laskar Joko Tingkir bergerak cepat dalam mencari amunisi baru agar tetap memiliki peluang untuk promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
Direktur Bisnis Persela Lamongan, Pradita Aditia, memberikan sinyal kuat bahwa pihak klub sedang mempersiapkan langkah strategis. Informasi ini muncul dari unggahan akun Instagram @vamos.persela yang menampilkan tangkapan layar percakapan singkat antara Pradita dan seorang penggemar. Dalam percakapan tersebut, Pradita menyampaikan jawaban singkat namun penuh makna, “Belanja pemain mas.” Jawaban ini langsung dianggap sebagai indikasi bahwa manajemen tidak akan tinggal diam terhadap eksodus pemain yang terjadi belakangan ini.
Persela memang harus menghadapi situasi sulit setelah banyak pemain berpengalaman memilih hengkang dari Stadion Surajaya. Beberapa nama yang resmi meninggalkan klub antara lain Oktivia Chinagio, Wawan Febriyanto, Otavio Dutra, Esteban Viscara, serta Beto Goncalves yang kini bermain untuk PSIS. Selain itu, penjaga gawang Mario Londok juga telah pamit dari Persela, meskipun hingga saat ini belum diketahui klub tujuan berikutnya.
Tidak hanya pemain asing, beberapa pemain lokal juga disebut-sebut akan meninggalkan klub. Osvaldo Haay dikabarkan akan menjalani trial di Liga Selandia Baru. Sementara dua pemain asing, Jhon Mena dan Jonathan Bustos, juga masuk daftar pemain yang akan pergi. Di sisi lain, Rafiud, Hasyim Kipaum, Hendro Siswanto, dan Hambali disebut-sebut akan menyusul kepergian rekan-rekannya.
Gelombang kepergian pemain ini tidak lepas dari dinamika internal di Laskar Joko Tingkir. Sejak Faris Julinar mengundurkan diri dari jabatan CEO Persela, situasi klub menjadi lebih rumit. Hal ini memaksa manajemen untuk bertindak cepat dan tepat dalam bursa transfer.
Putaran kedua Pengadaian Championship 2025/2026 akan menjadi ujian berat bagi Persela. Apakah mereka mampu bangkit dengan komposisi baru atau justru semakin terpuruk, menjadi pertanyaan besar. Langkah “belanja pemain” yang disinggung oleh Pradita Aditia diharapkan bukan sekadar wacana.
Para suporter Persela tentu menantikan kehadiran pemain-pemain anyar yang memiliki motivasi tinggi, mampu menyatu dengan karakter tim, dan mampu mengembalikan optimisme di tengah masa transisi. Dengan perencanaan matang, Persela masih memiliki peluang untuk menjaga asa dan bersaing di papan atas liga, serta berjuang untuk promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia pada paruh kedua Pengadaian Championship.
Tinggalkan Balasan