BPBD Tangerang Peringatkan Hujan Ekstrem Sampai Akhir Februari

Pemkot Tangerang Tetapkan Status Awas Akibat Kenaikan Muka Air Sungai

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menetapkan status Awas terkait potensi peningkatan ketinggian muka air sungai. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Warga diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi pada malam hari menjadi salah satu faktor utama meningkatnya debit air sungai. Beberapa wilayah pemukiman sudah mulai terdampak luapan air sejak awal Ramadan. Ia berharap warga selalu memperhatikan perubahan cuaca dan tetap waspada terhadap ancaman banjir.

“Kami harap warga selalu waspada. Saat ini hujan kerap turun dengan durasi lama di malam hari, yang secara langsung memengaruhi ketinggian muka air sungai,” ujar Taufik di Tangerang, Minggu, 22 Februari 2026.

Titik Rawan dan Langkah Antisipasi

Berdasarkan pantauan lapangan, beberapa lokasi yang menunjukkan peningkatan signifikan pada muka air meliputi:

  • Kecamatan Periuk: Area Regency (Jembatan Alamanda) terdampak luapan Kali Ledug dan Taman Cibodas akibat Kali Sabi.
  • Kecamatan Ciledug: Perumahan Puri Kartika Baru terkena dampak luapan Kali Wetan.

Untuk menangani situasi ini, Pemkot Tangerang telah mengaktifkan seluruh unit rumah pompa di berbagai wilayah. Selain itu, sejumlah pompa portabel juga disiagakan untuk penanganan darurat di lokasi yang membutuhkan evakuasi air secara cepat.

Pengumuman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, menyampaikan bahwa status siaga bencana banjir diberlakukan hingga Februari 2026. Keputusan ini didasarkan pada prediksi BMKG mengenai potensi hujan ekstrem.

“Selain waspada bencana, kami juga mengimbau warga menjaga pola hidup bersih dan sehat karena perubahan cuaca yang fluktuatif dapat memengaruhi kondisi fisik,” tutur Mahdiar.

Layanan Darurat 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan kejadian bencana, Pemkot Tangerang menyediakan kanal komunikasi yang aktif selama 24 jam. Berikut adalah nomor layanan yang bisa dihubungi:

  • Call Center Umum: 112
  • Piket BPBD Kota Tangerang: 021-5582-144

Petugas gabungan dipastikan tetap bersiaga di lapangan untuk memantau setiap perkembangan debit air guna meminimalisir dampak kerugian bagi masyarakat. Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Tangerang berupaya memastikan keselamatan dan kenyamanan warga dalam menghadapi potensi banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *