Easycash Mencapai Total Pembiayaan Rp77,27 Triliun di Tahun 2025
Easycash, sebuah platform pinjaman daring yang dikelola oleh PT Indonesia Fintopia Technology, telah mencatatkan pencapaian signifikan dalam penyaluran pembiayaan. Hingga Juli 2025, total akumulatif dana yang telah disalurkan mencapai sebesar Rp77,27 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan pesat perusahaan dalam memberikan layanan keuangan kepada masyarakat.
Dalam laporan terbaru, Easycash telah berhasil menjangkau lebih dari 8,4 juta penerima dana, dengan sekitar 1,45 juta pengguna aktif yang menggunakan layanan mereka secara rutin. Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo, menyampaikan bahwa sejak berdiri pada tahun 2017, perusahaan telah menjadi pilihan utama bagi lebih dari 8 juta pengguna di seluruh Indonesia.
Salah satu fokus utama Easycash adalah mendukung inklusi keuangan nasional. Perusahaan berupaya memberikan akses layanan keuangan yang terjangkau dan mudah diakses, khususnya bagi masyarakat yang belum terlayani atau belum memiliki akses ke layanan perbankan. Hal ini dilakukan melalui inovasi teknologi dan model bisnis yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Easycash juga aktif berpartisipasi dalam berbagai acara industri keuangan digital. Salah satunya adalah Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2025, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) di Jakarta. Acara ini menjadi wadah penting untuk mempertemukan para pemimpin industri, termasuk regulator, bank, fintech, dan penyedia teknologi, dalam mengembangkan solusi nyata untuk tantangan keamanan, inklusi, dan transformasi digital di sektor keuangan.
Ketua Umum AFTECH, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa IDBS bukan hanya sekadar forum dialog, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk arah dan solusi nyata dalam perkembangan ekosistem digital Indonesia. Melalui acara ini, AFTECH ingin memperkuat kemitraan strategis antara bank digital, fintech, regulator, serta sektor riil.
Tahun ini, AFTECH menetapkan tiga keluaran utama sebagai fokus kerja. Pertama, penguatan ketahanan siber dan pencegahan scam berbasis intelijen bersama. Kedua, desain produk keuangan yang benar-benar inklusif untuk UMKM dan masyarakat underserved. Ketiga, pengembangan arsitektur kolaborasi yang berkelanjutan.
Nucky Poedjiardjo menegaskan bahwa Easycash sejalan dengan visi AFTECH dalam menciptakan ekosistem keuangan digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Perusahaan juga terus memperkuat kolaborasi dengan perbankan guna memperluas akses pembiayaan yang lebih inklusif.
Sebagai bagian dari rangkaian IDBS 2025, Easycash turut mendukung Kampanye Nasional Indonesia Merdeka dari Scam. Kampanye ini digagas bersama OJK sebagai Ketua dari SATGAS PASTI melalui Indonesia Anti Scam Center (IASC). Tujuan utama kampanye ini adalah meningkatkan literasi dan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penipuan digital. Selain itu, kampanye ini juga bertujuan memperkuat komitmen industri dalam menyediakan layanan keuangan digital yang aman, terlindungi, dan berdaya saing global.
Tinggalkan Balasan