Real Madrid Tanpa Kylian Mbappé, Tantangan Berat untuk Vinicius Junior
Real Madrid akan menghadapi laga penting melawan Levante di Santiago Bernabeu tanpa kehadiran Kylian Mbappé. Pemain asal Prancis ini masih dalam proses pemulihan cedera lutut yang dialaminya. Keputusan untuk tidak memainkannya di pertandingan tersebut dilakukan demi mencegah risiko cedera yang lebih parah.
Kehilangan Mbappé jelas menjadi kerugian besar bagi Real Madrid, terutama karena ia adalah salah satu andalan utama di lini depan. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Mbappé sempat mencoba untuk tampil di final Piala Super Spanyol meskipun sedang dalam kondisi cedera. Namun, usaha tersebut tidak cukup dan kini ia diperkirakan akan absen dalam beberapa pertandingan mendatang, termasuk laga melawan AS Monaco.
Sumber internal dari Valdebebas menegaskan bahwa prioritas utama klub saat ini adalah memastikan Mbappé pulih sepenuhnya. Jika cedera kambuh, hal itu bisa berdampak serius, bahkan berpotensi mengakhiri musimnya lebih cepat. Oleh karena itu, Real Madrid memilih pendekatan bertahap dalam proses pemulihan, dengan target agar Mbappé bisa kembali dalam waktu sekitar satu minggu.
L’Equipe, media yang pertama kali mengungkap cedera Mbappé, pernah memperkirakan masa pemulihan hingga tiga minggu. Namun, perkembangan terbaru membuat klub cukup optimistis, selama tidak ada pemaksaan dalam proses comeback sang pemain.
Selain masalah fisik, Mbappé juga merasa terpukul secara emosional dengan situasi Real Madrid saat ini. Ia datang ke ibu kota Spanyol dengan ambisi besar untuk meraih gelar dan memperkaya koleksi trofinya. Sayangnya, hingga kini, target tersebut belum tercapai. Meski musim masih panjang, Real Madrid tetap memiliki peluang di dua kompetisi terpenting. Namun, tersingkirnya Los Blancos dari Copa del Rey terasa sangat menyakitkan.
Kompetisi tersebut sejatinya bisa menjadi jalan realistis untuk meraih trofi pada 2026, sebelum semuanya runtuh usai kekalahan telak di Stadion Carlos Belmonte melawan Albacete.
Vinicius Junior Harus Tingkatkan Performa
Kehadiran Mbappé yang absen otomatis membuat Vinicius Junior menjadi tumpuan utama di lini depan. Tanpa bantuan Mbappé, pemain Brasil ini diharapkan mampu tampil lebih menentukan. Namun, situasinya jauh dari ideal.
Vinicius memang tampil cukup baik di final Piala Super Spanyol, tetapi performanya di Copa del Rey sangat mengecewakan, sejalan dengan buruknya penampilan mayoritas rekan setimnya. Inkonsistensi ini membuat kesabaran publik Bernabeu mulai menipis.
Pemain bernomor punggung 7 itu telah mendapat siulan dalam dua laga kandang terakhir, dan hal serupa hampir pasti akan terulang saat melawan Levante. Para pendukung Real Madrid disebut sudah muak dengan apa yang terjadi di klub mereka dalam beberapa waktu terakhir, dan akhir pekan ini, Bernabéu siap menjadi panggung protes. Dalam situasi seperti sekarang, reaksi tersebut terasa sulit untuk disalahkan.
Tinggalkan Balasan