Hujan 6 Jam, Jalur Pantura Probolinggo Satu Arah

Hujan Deras Mengakibatkan Banjir di Kabupaten Probolinggo

Pada hari Sabtu, tanggal 21 Februari 2026, wilayah Kabupaten Probolinggo diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras. Peristiwa ini berlangsung dari sore hingga malam hari, sekitar pukul 18.00 hingga 23.30 WIB. Hujan yang turun merata ini tidak hanya menyebabkan banjir di beberapa kecamatan, tetapi juga mengganggu lalu lintas di jalur pantura Probolinggo-Situbondo.

Jalur Pantura Terdampak Banjir

Salah satu titik yang terkena dampak banjir adalah jalur pantura sisi selatan, khususnya di jalan masuk Dusun Kapuran, Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan. Banjir ini disebabkan oleh meluapnya Sungai Kertosono. Akibatnya, jalur tersebut diberlakukan sistem satu arus untuk menghindari kemacetan dan memastikan kelancaran lalu lintas.

Ketinggian air mencapai hampir menutupi median jalan, sehingga membuat pengendara harus berhati-hati saat melewati area tersebut. Selain itu, ratusan rumah dan toko yang berada di pinggir jalur pantura di Kecamatan Kraksaan juga terdampak banjir.

Upaya Pihak Berwajib dalam Mengatur Lalu Lintas

Meskipun sistem satu arus telah diberlakukan, situasi lalu lintas di jalur pantura masih tersendat. Untuk mengatasi hal ini, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Probolinggo dan Polsek Kraksaan telah siaga mengatur arus lalulintas.

Brigpol Fikas Cahya Ramadhan dari Polsek Kraksaan menjelaskan bahwa sistem satu arus diberlakukan sejak pukul 22.00 WIB karena luapan air yang sangat besar. “Sisi selatan jalan sudah menutupi median jalan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya berusaha agar jalur pantura tidak mengalami kemacetan. “Kami upayakan agar di jalur pantura tidak macet. Sehingga diberlakukan satu arus,” tambahnya.

Proses Evakuasi dan Pendataan Bencana

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan evakuasi di beberapa titik yang dilaporkan terkena banjir.

“Masih dalam pendataan di berbagai titik yang dilanda banjir dan alhamdulillah belum ada laporan korban jiwa,” ujar Oemar. Ia menegaskan bahwa informasi lengkap akan disampaikan setelah proses pendataan selesai.

Dampak Banjir pada Masyarakat

Banjir yang terjadi di wilayah Probolinggo memberikan dampak langsung pada masyarakat setempat. Banyak warga yang terpaksa mengungsi sementara waktu karena rumah mereka terendam air. Selain itu, toko-toko di sepanjang jalur pantura juga terkena dampak banjir, sehingga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang. Selain itu, penting bagi warga untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga serta tidak melakukan perjalanan yang tidak mendesak di daerah yang terkena banjir.

Dengan adanya upaya dari pihak kepolisian dan BPBD, diharapkan kondisi dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *