
Ilustrasi Gambar :
Jalan Utama Desa Kaliombo Yang Longsor Karena Terkikis Air Sungai.
Senin 07 Oktober 2024.
Bojonegoro :-Kondisi tanah pada Jalan Utama Poros Desa Kaliombo, tepatnya di Dusun Pilangkandang RT 16 Desa Kaliombo Kecamatan Purwosari Bojonegoro, ada indikasi tanah tersebut merupakan tanah labil.
Pasalnya kondisi tanah di lokasi tersebut seperti bergeser, sehingga mudah longsor.
Menurut informasi dari warga setempat, apabila pada musim kemarau terlihat ada keretakan, yang menimbulkan pori pori bumi membengkak, karena seperti tak mampu menahan gerakannya.
Sehingga ketika pada musim hujan tiba, derasnya air mengalir melalui pori pori tersebut dan turun ke sungai.
Sungai sebagai obyek aliran air hujan yang datang dari berbagai arah, mengalir deras sehingga mengikis bibir jalan.
Akibatnya, jalan poros utama tersebut tidak mampu menahan derasnya air, sehingga terjadi longsor.
Nampak jalan poros Desa tersebut hampir separuhnya longsor dan terancam amblas.
Fenomena ini memang perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah setempat.Khususnya dari Dinas terkait yang berwenang khusus menangani persoalan ini.
Sebab kalau tidak segara ditangani akan terancam dan memutus akses jalan.
Tentu hal ini akan sangat menggangu aktifitas masyarakat sehari hari.
Karena kelancaran transportasi bisa macet total. Dan dipastikan perekonomian akan menjadi lumpuh.
Suyanto Kepala Desa Kaliombo dan Camat Purwosari Yudistira saat dikonfirmasi membenarkan kondisi yang terjadi di lokasi.
” Ya Mas, jalan poros ini hampir terputus dan kami sudah mengajukan perbaikan ke dinas terkait.
Sudah ada survey sebanyak 2 kali pada tahun 2023. Tapi seperti yang mas lihat sampai saat ini belum ada realisasi”, ucap Suyanto Kades kaliombo.Senin (07/10/2024).

Ilustrasi Gambar
Jalan Utama Desa Kaliombo Sangat Dikeluhkan Warga, Ketena Diduga Dibiarkan Tanpa Ada Perbaikan Dari Dinas Terkait.

Yeti seorang pedagang kopi dari salah satu warga Desa Kaliombo yang rumahnya berdekatan dengan jalan tersebut juga mengatakan hal yang sama.
“Jalan ini sejak tahun 2023 terkikis air sungai, sudah kelamaan terputus dan gak segera dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro,”ucapnya setengah mengeluh.
“Dan menjelang musim hujan kalau tidak segera diperbaiki saya kawatir jalan ini akan terputus sehingga warga tidak bisa mengakses jalan, mengingat jalan ini satu satunya akses utama bagi warga,” ujarnya.
Kemudian awak media mencoba konfirmasi ke Iwan, Kabid PU SDA. Namun sayangnya beliaunya tidak merespon.
Dan sudah seharusnya Pemerintah mengantisipasi bencana sedini mungkin untuk meminimalisir dampak dan kerugian. Terutama bagi aktivitas masyarakat.
Pemerintah sudah banyak menggelontorkan dana untuk infrastruktur dan akan menjadi sia sia apabila hancur akibat bencana apabila tidak diantisipasi terlebih dahulu.
Warga Desa Kaliombo sangat berharap perbaikan jalan tersebut segera dikerjakan. Warga akan sangat mengapresiasi kinerja pemerintah apabila kebutuhan masyarakat bisa terakomodasi dengan baik oleh pemerintah.
(Yan / Ajas ).
Tinggalkan Balasan