Jamu Persijap, Persebaya Incar Kemenangan Pertama

Persebaya Surabaya Berharap Akhiri Kekalahan Beruntun

Persebaya Surabaya berkomitmen untuk mengakhiri rangkaian hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir saat menjamu Persijap Jepara dalam laga tunda pekan kedelapan Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Ahad, 28 Desember 2025. Tim Bajul Ijo ingin memperbaiki posisi mereka yang kini berada di peringkat kesepuluh dengan 19 poin.

Pertandingan terakhir Persebaya berakhir imbang 2-2 melawan Borneo FC. Dalam laga tersebut, tim asuhan Uston Nawawi sempat tertinggal dua gol. Namun, gol bunuh diri Leo Lelis pada menit ke-70 hampir membuat mereka kalah. Di akhir pertandingan, Malik Risaldi mencetak gol penyama skor yang membawa Persebaya terhindar dari kekalahan.

Pemain belakang Persebaya, Rahmat Irianto, mengakui bahwa rentetan hasil imbang ini menyebabkan tim kehilangan banyak poin. “Sebagai pemain, saya sedikit malu. Harusnya lima pertandingan itu bisa kami maksimalkan,” ujarnya dalam konferensi pers di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu, 27 Desember 2025.

Ia berharap pertandingan melawan Persijap menjadi momentum kebangkitan bagi Persebaya. “Harapan kami Persebaya bisa meraih poin penuh kali ini,” tambah Rian, sapaan akrabnya.

Peluang Persebaya untuk meraih kemenangan terbuka karena Persijap kini berada di peringkat bawah klasemen, zona degradasi urutan ke-17. Tim Laskar Kalinyamat hanya mengumpulkan sembilan poin. Meski demikian, caretaker pelatih Persebaya Uston Nawawi tidak meremehkan lawan.

Menurut Uston, statistik bukanlah patokan utama. “Ada tim peringkat bawah yang mampu menundukkan tim di atasnya,” katanya. Ia juga menyatakan bahwa tim telah melakukan evaluasi setelah hasil seri melawan Borneo dan siap bertanding secara maksimal.

Uston akan tetap mendampingi Bruno Moreira di pinggir lapangan meskipun Persebaya telah mengontrak pelatih baru Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal itu baru akan mulai bertugas pada awal Januari 2026. Hingga saat ini, Uston belum menerima instruksi apa pun dari Bernardo untuk pertandingan melawan Persijap. “Kami masih jalan dengan tim lama,” kata legenda Persebaya tersebut.

Bruno Moreira dan Francisco Rivera, yang telah menyelesaikan sanksi akumulasi, dipastikan bisa tampil dalam pertandingan melawan Persijap. Keduanya sudah ikut dalam latihan menjelang laga pada Sabtu pagi. Namun, beberapa pemain seperti Dejan Tumbas dan Risto Mutrevski masih cedera dan absen.

Prediksi pertandingan menunjukkan bahwa Persebaya lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Mereka bertanding di hadapan pendukung sendiri, yaitu ribuan Bonek, yang bisa menjadi motivasi tambahan. Selain itu, kembalinya Bruno Moreira dan Rivera akan menjadi amunisi penting bagi tim.

Di sisi lain, Persijap juga memiliki peluang untuk menjegal ambisi Persebaya meraih tiga poin. Meski persiapannya mepet, dengan laga terakhir menjamu PSIM Yogyakarta pada Selasa, 23 Desember lalu, mereka bisa membuat pasukan Uston mencatat hasil imbang untuk keenam kalinya.

Divaldo Alves, pelatih Persijap saat ini, pernah menukangi Persebaya pada 2011-2012. Dia mengenal karakter calon lawannya. Selain itu, Persijap juga terpacu untuk tampil terbaik demi bisa keluar dari zona degradasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *