KLIK: Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi di Jawa Tengah
Provinsi Jawa Tengah mulai menerapkan kebijakan baru yang dikenal dengan nama Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK). Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat proses pembangunan kawasan industri. Sebagai pilot project, kebijakan tersebut akan diterapkan di Batang Industrial Park Kabupaten Batang pada tahun 2026 mendatang.
Direktur Perencanaan Sumber Daya Alam (SDA) dan Industri Manufaktur BKPM, Ratih Purbasari Kania menjelaskan bahwa selama ini salah satu hambatan utama yang dihadapi pelaku usaha adalah lamanya proses perizinan dasar, terutama pada tahap konstruksi. Dengan adanya KLIK, diharapkan dapat menjadi solusi untuk mempercepat proses pembangunan di kawasan industri.
”Dengan adanya KLIK ini, diharapkan menjadi langkah strategis untuk menjadikan kawasan industri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Ratih dalam acara Rapat Koordinasi Daerah dalam rangka Implementasi Kemudahan Langsung Konstruksi (KLIK) Kawasan Industri Provinsi Jawa Tengah.
Mekanisme KLIK
Sesuai dengan Peraturan Menteri Investasi/Kepala BKPM Nomor 5 tahun 2025, program KLIK diberikan kepada pelaku usaha yang masuk kategori menengah hingga tinggi. Untuk memanfaatkan program tersebut, perusahaan harus terlebih dahulu mendapatkan izin prinsip dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Setelah itu, perusahaan dapat langsung melakukan konstruksi sambil secara paralel mengurus izin lainnya, seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Lingkungan (UKL/UPL, Amdal), dan perizinan pelaksanaan daerah lainnya, sepanjang telah memenuhi Tata Tertib Investasi Kawasan Industri (Estate Regulation).
”Jadi, diharapkan waktu tempuh perizinannya bisa berkurang sekitar 6 bulan-1,5 tahun,” tambah Ratih.
Potensi Ekonomi dari Kawasan Industri
Ratih menambahkan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang baik melalui kawasan industri. Hal ini didukung oleh keberadaan empat daerah yang memiliki kawasan industri, yaitu Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kendal, dan Batang.
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari menyatakan bahwa strategi KLIK menjadi terobosan penting dalam melaksanakan proses konstruksi bangunan lebih cepat. Selain itu, kemudahan yang sudah ada di kawasan industri, seperti tax allowance, tax holiday, dan tax deduction, juga menjadi daya tarik bagi pelaku usaha.
”Kemudahan ini tentunya akan menjadi daya tarik pelaku usaha untuk melakukan investasi,” ujarnya.
Sakina menambahkan bahwa kemudahan ini diharapkan nantinya bisa diterapkan pula di 31 kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah. Terutama daerah yang kawasan peruntukan industri (KPI)-nya telah menjadi kawasan industri.
Persiapan dan Sosialisasi
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan bahwa sosialisasi implementasi KLIK yang diikuti oleh Kepala DPMPTSP kabupaten/kota se-Jateng akan memberikan gambaran mengenai penerapan strategi KLIK, untuk kemudahan perizinan dan menggaet investor.
”Dengan sosialisasi ini, hambatan-hambatan perizinan terkait dengan konstruksi di kawasan industri, sudah tidak ada lagi. Tentu saja izin itu bisa dijalankan dengan cepat, sesuai dengan tata kelola, dan aturan yang seharusnya,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan