Jordi Amat Resmi Bergabung dengan Persija Jakarta: Bek Timnas dengan Pengalaman Eropa yang Kini Berlabuh di Ibu Kota
Persija Jakarta akhirnya mengumumkan perekrutan besar untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim mendatang. Klub ibu kota tersebut resmi mendatangkan bek tim nasional Indonesia, Jordi Amat. Pemain kelahiran Spanyol ini diperkenalkan sebagai rekrutan anyar melalui unggahan media sosial resmi klub pada Sabtu (5/7), dengan caption menarik: “The moment we’ve all been waiting for…” atau dalam bahasa Indonesia, “Momen yang sudah kita semua tunggu-tunggu.”
Jordi Amat akan menjadi bagian dari skuad Macan Kemayoran setelah sebelumnya menjalani karier panjang di berbagai negara. Sebelum mendarat di Indonesia, Amat telah mencicipi atmosfer sepak bola Eropa selama bertahun-tahun. Karier profesionalnya dimulai di Spanyol bersama RCD Espanyol B, tim cadangan dari klub La Liga, Espanyol. Dalam waktu singkat, ia naik ke tim utama dan tampil reguler selama tiga musim.
Pengalamannya tidak berhenti di situ. Ia sempat dipinjamkan ke Rayo Vallecano sebelum akhirnya hijrah ke Swansea City di Premier League pada musim 2017/2018. Meski tidak banyak bermain untuk The Swans, ia lebih sering turun saat dipinjamkan ke Real Betis. Sayangnya, Swansea terdegradasi ke Championship pada musim itu, dan Jordi dilepas oleh klub pada musim berikutnya.
Setelah meninggalkan Swansea, Amat bergabung kembali dengan Rayo Vallecano sebelum kemudian dipinjam oleh klub Belgia, KAS Eupen. Di sana, performanya cukup impresif hingga akhirnya diangkat menjadi pemain permanen pada musim 2021/2022. Selama tiga musim di Belgia, ia mengasah kemampuan bertahan dan adaptasi dengan gaya permainan Eropa yang keras dan cepat.
Namun, langkah kariernya membawa dia ke Asia ketika bergabung dengan Johor Darul Ta’zim (JDT), klub raksasa Malaysia. Di sana, Jordi meraih trofi pertamanya di Asia. Selama tiga musim memperkuat JDT, ia berhasil menyumbangkan enam gelar, termasuk dua gelar Liga Super Malaysia, satu Piala FA Malaysia, satu Supercup Malaysia, dan dua gelar Piala Liga.
Kini, dengan usia yang akan menginjak 33 tahun, Jordi Amat datang ke Persija Jakarta dengan kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan satu tahun. Kehadirannya diharapkan dapat menggantikan posisi bek andalan sebelumnya, Ondrej Kudela, yang telah meninggalkan klub.
Dalam pernyataannya kepada media resmi klub, Jordi menyampaikan ambisinya untuk terus memberikan kontribusi maksimal. “Di pikiran saya setiap berada di lapangan, selalu ingin menang. Klub dan semua orang di sini menginginkan hal yang sama, jadi mari kita lakukan,” ujar Amat dengan semangat tinggi.
Bergabungnya Jordi Amat juga merupakan langkah strategis Persija untuk memperkuat barisan belakang mereka. Dengan pengalaman internasional dan mental juara yang dibawanya, ekspektasi terhadap performa Persija di Liga 1 musim depan pun meningkat. Para suporter, khususnya Jakmania, tentu sangat antusias menyambut kedatangan sang bek.
Beberapa alasan mengapa Jordi Amat bisa menjadi aset penting bagi Persija:
- Pengalaman Internasional: Tampil di level Eropa dan Asia membuatnya memiliki visi permainan yang luas.
- Leadership di Lapangan: Sebagai bek tengah, Jordi kerap menjadi figur sentral dalam koordinasi lini belakang.
- Adaptasi Cepat: Telah membuktikan diri mampu beradaptasi dengan baik di Malaysia, sehingga diharapkan bisa cepat menyesuaikan diri dengan budaya sepak bola Indonesia.
- Status WNI: Memiliki status Warga Negara Indonesia sejak November 2022 membuatnya tidak terhitung sebagai pemain asing, memberikan fleksibilitas dalam skema transfer klub.
Dengan masuknya Jordi Amat, Persija Jakarta tidak hanya mendapatkan tambahan amunisi di lini belakang, tetapi juga figur yang bisa menjadi panutan bagi para pemain muda di skuad mereka. Keberhasilan merekrut pemain berkualitas seperti Jordi menunjukkan bahwa Persija masih menjadi magnet bagi talenta-talenta besar, baik lokal maupun internasional.
Tinggalkan Balasan