Kebahagian Masyarakat Desa Sidomulyo Dusun Poreng setelah Terima PKH dan BPNT


Probolinggo,forumnusantaranews.com-Masyarakat Desa sidomulyo dusun poreng kecamatan kota anyar kabupaten probolinggo merasa senang menerima Bantuan program keluarga Harapan ( PKH ) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diserahkan langsung ke masyarakat.Juma’at,30/10/2020.
Yang menerima PKH dan BPNT tersebut mengaku sangat senang menerima bantuan tersebut¬† “Alhamdulillah, saya senang atas bantuan pemerintah, hari ini saya dapat bantuan dari pemerintah dan sekaligus penyerahan kartu yang dapat dipergunakan dan ditukar ke beras dan baham sembako lainnya, katanya.
Serta masyarkat desa sidomulya mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah atas bantuannya melelui dinas sosial dan di dampingi oleh pendampingnya dan melalui kelompok.ia berharap  pemerintah dapat terus memperhatikan masyarakat kurang mampu.
“Tolong bimbing kami, karena baru tahun ini kami mendapatkan bantuan dari program pemerintah tersebut, Program Keluarga Harapan Upaya Pemerintah Perangi Kemiskinan dan penyaluran bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) desa sidomulyo dusun poreng.
Pemerintah sangat serius dalam memerangi kemiskinan dan ketimpangan. Hal ini diwujudkan dengan meningkatkan anggaran bantuan sosial maupun perluasan target sasaran.


“Salah satu program bantuan sosial yang berkontribusi besar terhadap penurunan angka kemiskinan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) yang terintegrasi dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Rastra,”
pada acara penyaluran bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Kebijakan peningkatan anggaran PKH dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,
Pertama, PKH memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin pada aspek pendapatan dan konsumsi atau kebutuhan dasar. Dengan bantuan PKH dan BPNT, KPM bisa membeli kebutuhan pokok pangan yang berkualitas baik dan kebutuhan sekolah anak dengan harga yang “murah”.
Sehingga kesehatan dan gizi keluarga lebih terjaga. KPM juga dapat membeli kebutuhan sekolah anak sehingga pendidikan anak lebih terperhatikan. Yang terpenting, anak tumbuh sehat dan terhindar dari gizi buruk atau stunting, PKH melalui para Pendamping, harus mampu mendorong perubahan pola pikir dan perilaku KPM PKH untuk lebih memperhatikan pendidikan, kesehatan, kemandirian ekonomi keluarga. Sehingga hidup “mudah”.
Karena itu, dibutuhkan komitmen dan kesungguhan seluruh penerima bantuan sosial untuk mengikuti program ini dengan baik sehingga kedepannya taraf hidup KPM meningkat, lebih sejahtera dan dapat hidup mandiri, ujar pendamping.
PKH membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam kerja-kerja sosial. Sekaligus membuka puluhan ribu lapangan pekerjaan sehingga “berkah”
PKH dan BPNT efektif dalam memerangi kemiskinan karena memiliki indeks bantuan dan jangkauan yang luas agar hidup masyarakat makin “cerah”.
Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, negara memerlukan anak-anak yang pintar, cerdas, sehat sehingga kelak Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju. Membangun manusia Indonesia yang tangguh menuju Indonesia yang lebih maju.
Program Keluarga Harapan (PKH) yang terintegrasi dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Rastra.
Hikmat yang mendampingi atau menyampaikan bahwa untuk menyesuaikan dengan beban kebutuhan KPM pada aspek kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial.
Dan KPM dengan beban kebutuhan yang lebih besar, akan menerima nilai bantuan yang lebih besar pula. Karena itu, jumlah bantuan yang nanti diterima oleh KPM menjadi bervariasi tergantung komponen yang dimiliki dengan tanpa batas. ( sin/ yib ).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *