Pelatihan Kepala Sekolah di Kabupaten Pesawaran untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan
Sebanyak 39 kepala sekolah dari berbagai SMA dan SMK negeri maupun swasta di Kabupaten Pesawaran mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Acara ini berlangsung di SMAN 1 Padang Cermin, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, pada Selasa, 26 Agustus 2025. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran, penggerak inovasi, serta pengelola satuan pendidikan yang profesional dan berintegritas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di wilayah tersebut. Ia berharap seluruh peserta dapat menerapkan arahan yang diberikan agar mutu pendidikan semakin meningkat dan sejalan dengan visi misi pemerintah provinsi maupun nasional.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh kepala sekolah dapat menerapkan arahan yang diberikan, sehingga mutu layanan pendidikan di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Pesawaran semakin meningkat dan selaras dengan visi misi pemerintah Provinsi Lampung maupun nasional,” ujar Thomas Amirico.
Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya kepala sekolah sebagai teladan dalam menerapkan nilai-nilai integritas, kedisiplinan, dan pelayanan prima. Ia juga menekankan bahwa kepala sekolah harus bekerja dengan ikhlas dan tuntas tanpa batas.
“Sehingga terciptanya iklim belajar yang kondusif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan murid, namun demikian juga memastikan pelaksanaan kurikulum berjalan sesuai dengan standar nasional pendidikan,” tambahnya.
Thomas menekankan bahwa kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat sangat penting dalam mendukung mutu pendidikan. Menurutnya, seorang kepala sekolah bukan hanya manajer administrasi, tetapi juga pemimpin pembelajaran yang mampu menggerakkan tenaga pendidik untuk bekerja dengan semangat melayani siswa demi menciptakan generasi yang unggul.
Lebih lanjut, Thomas menjelaskan beberapa program unggulan yang diluncurkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Beberapa di antaranya adalah Kelas Migran Vokasi, SMA Terbuka, dan Program Kelas Cangkok.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Wilayah II Provinsi Lampung, Rodi Hayani Samsun, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran kepala sekolah. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan pilot project yang dilakukan oleh cabang dinas dan pengawas satuan pendidikan.
“Kegiatan ini adalah upaya memperkuat kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran, penggerak inovasi, dan pengelola satuan pendidikan yang profesional serta berintegritas,” ujar Rodi.
Ia menjelaskan bahwa tujuan dari pilot project ini adalah memastikan kepala sekolah siap menghadapi tantangan era digitalisasi dan perubahan kurikulum. “Ini merupakan pilot project yang dilakukan oleh cabang dinas dan pengawas satuan pendidikan, untuk memastikan kepala sekolah siap menghadapi tantangan era digitalisasi dan perubahan kurikulum,” tambahnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 39 kepala sekolah dan mendapat respon positif dari peserta. Para peserta menyatakan bahwa materi yang disampaikan relevan dengan tantangan pengelolaan sekolah saat ini.
“Materi yang kami terima sangat sesuai dengan kebutuhan kami, terutama dalam menghadapi era digitalisasi dan perubahan kurikulum,” ujar salah satu peserta.
Tinggalkan Balasan