Tips dan Peringatan dari PLN untuk Mencegah Gangguan Kelistrikan Saat Libur Imlek
Libur panjang Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen spesial bagi masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga dan merayakan bersama. Banyak orang memilih berlibur atau mudik, sementara yang lain tetap di rumah dengan memasang dekorasi dan mengadakan kegiatan kumpul keluarga. Untuk memastikan suasana liburan tetap nyaman dan aman, PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat memberikan beberapa panduan penting terkait penggunaan listrik selama masa liburan.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel dan memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi prima. “Kami menjaga pasokan listrik agar tetap stabil selama libur Imlek. Namun, keamanan instalasi listrik di rumah juga sangat penting. Dengan cara sederhana dan bijak dalam menggunakan listrik, masyarakat dapat menikmati liburan dengan lebih tenang dan aman,” ujarnya.
Langkah-Langkah Penting Saat Rumah Ditinggalkan
Bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah untuk mudik atau berlibur, berikut beberapa langkah penting yang bisa dilakukan:
- Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan seperti televisi, dispenser, rice cooker, dan charger. Hal ini dapat mencegah risiko korsleting serta menghemat energi.
- Pastikan kompor listrik, oven, atau alat pemanas sudah dalam kondisi mati total.
- Periksa instalasi listrik rumah, terutama jika ada kabel yang terkelupas atau stop kontak longgar. Ini penting untuk mencegah potensi bahaya saat rumah kosong.
- Pastikan token listrik (untuk pelanggan prabayar) masih mencukupi selama rumah ditinggalkan.
- Bayar tagihan listrik sebelum jatuh tempo bagi pelanggan pascabayar agar tidak terjadi pemutusan aliran listrik.
Pembelian token dan pembayaran tagihan listrik bisa dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile kapan saja dan di mana saja. Aplikasi ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin mengelola penggunaan listrik secara efisien.
Penggunaan Listrik Saat Merayakan Imlek di Rumah
Bagi yang merayakan Imlek di rumah dengan tambahan lampu hias dan dekorasi, penggunaan listrik perlu diperhatikan. Lampu hias sebaiknya menggunakan produk yang memiliki standar kualitas dan tidak dipasang secara berlebihan pada satu sumber listrik. Hindari penggunaan colokan bertumpuk atau kabel sambungan yang tidak sesuai kapasitas daya karena dapat memicu panas berlebih.
Jika rencananya mengadakan acara keluarga dengan kebutuhan listrik yang lebih besar, pelanggan dapat memanfaatkan layanan penerangan sementara (PESTA) melalui aplikasi PLN Mobile. Proses pengajuan layanan ini mudah dan transparan tanpa perlu datang ke kantor PLN.
Perlindungan dari Potensi Cuaca Ekstrem
Di tengah potensi cuaca ekstrem, masyarakat diimbau untuk segera melapor apabila menemukan gangguan listrik atau potensi bahaya seperti genangan air listrik yang tinggi di sekitar gardu PLN, atau tiang yang miring akibat tertimpa pohon. Pelaporan dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123 yang siaga 24 jam.
Sugeng Widodo menegaskan bahwa momentum Imlek adalah waktu untuk berbagi kebahagiaan dan harapan baru. PLN UID Jawa Barat berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Ia juga mengajak pelanggan untuk menggunakan listrik secara bijak dan memastikan instalasi rumah dalam kondisi aman.
Dengan langkah preventif sederhana dan dukungan layanan digital PLN, perayaan Imlek dapat berlangsung terang, aman, dan penuh kebahagiaan bersama orang-orang tercinta.
Tinggalkan Balasan