mediaawas.com
, JAKARTA – Pengembang belum dapat memastikan bahwa
rumah subsidiarius
minimalis dengan luas bangunan 18 meter persegi (m2) dan luas tanah 25 m2 dapat dibangun di wilayah perkotaan.
Grup Lippo
melalui PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) selaku penginisiasi desain rumah subsidi minimalis menyebut bahwa rencananya perseroan bakal melakukan konstruksi di koridor timur Kota Jakarta.
Kepala Manajemen Proyek LPKR Fritz Atmodjo mengungkapkan, menurut perhitungan Perusahaan, rumah bersubsidi berukuran minimalis tersebut akan dibangun di daerah Cikampek hingga Purwakarta.
Terkait lokasi sih sebenarnya kemarin kami sempat hitung-hitung gitu ya dengan harga yang kemarin kami
atur
itu, berada di koridor timur, Cikampek, dan Purwakarta,” jelasnya saat ditemui di Lobi Bank Nobu, Jakarta Selatan, Senin (16/6/2025).
Selain itu, Fritz juga menyebut, pihaknya mungkin saja melakukan pembangunan di wilayah Bogor. Akan tetapi, realisasi pembangunan rumah subsidi itu hanya mungkin dilakukan di wilayah Kabupaten Bogor.
Selanjutnya, dia juga menyebutkan bahwa Lippo Group berencana untuk membangun perumahan bersubsidi di wilayah Tangerang.
Walaupun terletak jauh dari Jakarta, Fritz menegaskan bahwa pengembangan rumah bersubsidi tersebut akan diterapkan menggunakan konsep
pengembangan berorientasi transit
(TOD) sehingga dapat memperlancar mobilitas masyarakat.
“Ya justru kita tentu utamakan dekat dengan TOD. Jadi maksudnya sekarang itu kan dia agak jauh dari tempat kerja. Nah, sekarang dengan kolaborasi ini bisa lebih dekat lagi ke area kerja sehingga sistem model TOD itu enggak harus selalu dekat stasiun karena sudah dekat area kerja,” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) memang sempat mengungkap bahwa rumah subsidi minimalis itu akan dibangun di wilayah kota penyangga Jakarta seperti Bogor, Bekasi, hingga Tangerang.
Pada saat yang sama, Ara juga belum dapat memastikan apakah konsep rumah subsidi dengan luas lahan 25 meter persegi itu dapat diterapkan di Jakarta atau tidak.
“Saya enggak janji ya [apakah bisa dibangun di Jakarta], tapi saya kepengen banget. Saya kepengen banget,” kata Ara di Jakarta, Kamis (12/5/2025).
Tinggalkan Balasan