forumnusantaranews.com
— Memenuhi janji yang pernah dilontarkannya, Eduardo Perez akhirnya bisa bernapas lega. Tepat hari ini, Jumat 27 Juni 2025, skuad Persebaya Surabaya dipastikan lengkap.
Setelah beberapa hari terakhir berlatih dengan komposisi timpang, kini wajah-wajah yang dinanti sudah tiba. Para pemain asing yang sempat absen akhirnya bergabung dalam latihan di Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo.
Berita baik ini tentu saja menjadi angin segar bagi Bonek dan Bonita yang menantikan keseriusan tim kesayangan mereka. Tidak ada lagi drama izin pribadi atau keterlambatan administratif.
Sebelumnya, hanya empat pemain asing yang terlihat dalam sesi latihan awal sejak Senin, 23 Juni lalu. Milos Raickovic, Gali Freitas, Dime Dimov, dan Dejan Tumbas menjadi wajah asing yang lebih dahulu menyapa rumput Surabaya.
Sementara empat lainnya masih berstatus “menghilang” hingga Kamis malam. Bruno Moreira, Francisco Rivera, Risto Mitrevski, dan Flaviot Silva belum tampak batang hidungnya.
Namun, Eduardo Perez sejak awal tak kehilangan kendali. Pelatih asal Spanyol itu dengan tenang mengatakan, keempat pemain itu memang diizinkan datang belakangan.
“Mereka akan datang pada tanggal 26 malam, saya sendiri yang memberikan izin,” tegas Eduardo kepada wartawan. Sebuah jawaban yang menunjukkan bahwa semuanya masih sesuai rencana.
Dan benar saja, Jumat pagi wajah-wajah yang dinanti itu akhirnya muncul. Empat nama terakhir resmi bergabung dan membuat skuad Persebaya Surabaya kini lengkap.
Momen ini juga menjadi bukti bahwa janji bagi Perez bukan sekadar retorika. Ia tahu, menyiapkan tim yang lengkap adalah fondasi utama untuk menghadapi musim yang berat.
Apalagi kompetisi Liga 1 Indonesia 2025/2026 akan segera dimulai Agustus mendatang. Waktu semakin mepet, dan Persebaya Surabaya tak boleh bermain-main dengan persiapan.
Eduardo juga mengakui telah menyiapkan program khusus untuk mereka yang bergabung terlambat. Sesi pemulihan dan penyesuaian fisik akan segera dilaksanakan.
“Kami akan memulihkan sesi ini. Kami punya satu rencana, tanggal 27 akan mulai bekerja,” ucapnya mantap.
Hari ini bukan hanya tentang hadirnya pemain-pemain asing yang sempat ditunggu. Ini adalah tentang konsistensi dan manajemen waktu yang mulai berjalan seirama.
Langkah selanjutnya juga sudah disiapkan dengan matang. Persebaya Surabaya akan menjalani mini training camp ke Australia pada 8–10 Juli mendatang.
Di Negeri Kanguru, Green Force akan menyelesaikan persiapan fisik dan taktik. Salah satu agendanya adalah pertandingan uji coba melawan Football West All Star di Sam Kerr Football Centre.
Laga itu akan berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025 dan menjadi ujian awal untuk chemistry tim yang baru terbentuk. Ajang ini sekaligus menjadi ajang pembuktian kekompakan para pemain, terutama legiun asing.
Perjalanan ke Australia diharapkan memberikan dampak positif sebelum kembali ke Indonesia. Sebuah momentum untuk membentuk skuad yang solid dan siap bertanding sejak pekan pertama Liga 1.
“Kami masih punya waktu lebih dari empat minggu untuk mencapai kondisi terbaik,” kata Eduardo dengan keyakinan penuh. Sebuah kalimat yang sarat optimisme dan beban ekspektasi.
Bonek tahu, janji bukan sekadar kata-kata bagi pelatih mereka. Hari ini adalah buktinya, ketika satu per satu pemain asing datang dan mengenakan jersey hijau kebanggaan.
Tidak ada lagi alasan. Tidak ada lagi ruang untuk terlambat panas seperti musim-musim sebelumnya.
Karena kini, di bawah tangan dingin Eduardo Perez, Persebaya Surabaya memulai segalanya lebih tertata. Lebih terukur, lebih disiplin, dan—yang paling penting—lebih siap secara kolektif.
Bagi suporter, ini bukan sekadar kehadiran pemain. Ini adalah sinyal bahwa Persebaya Surabaya benar-benar ingin bangkit dan bersaing di papan atas musim ini.
Jika janji Eduardo hari ini dipenuhi. Maka, publik pun menagih janji berikutnya: membawa Persebaya Surabaya kembali berjaya di Liga 1.
Satu langkah sudah dilakukan hari ini. Perjalanan panjang masih menanti, tapi dengan skuad yang kini lengkap, tidak ada alasan untuk tidak bermimpi besar.
Tinggalkan Balasan