Rangkaian Acara HUT TNI ke-80 yang Menarik Perhatian
Perayaan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-80 akan menjadi momen penting yang menampilkan berbagai acara menarik. Rangkaian perayaan ini mencakup upacara militer, demonstrasi pasukan gabungan, parade defile pasukan dan alutsista modern, hingga pertunjukan konser musik untuk masyarakat umum.
Acara besar ini akan digelar di Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, pada hari Ahad, 5 Oktober 2025. Tiga matra TNI, yaitu Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Angkatan Darat, telah melakukan persiapan yang cukup matang untuk menyemarakkan perayaan tersebut.
Persiapan dari Angkatan Udara
Angkatan Udara akan turut serta dalam rangkaian perayaan HUT TNI dengan menurunkan sejumlah pesawat. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana, menjelaskan bahwa total ada 143 pesawat yang akan tampil. “Sementara yang lainnya disiagakan sebagai cadangan. Cadangan ini penting bila ada kendala teknis sebelum berangkat,” ujarnya saat dihubungi, Rabu, 1 Oktober 2025.
Pesawat yang diturunkan berasal dari berbagai jenis, mulai dari pesawat tempur Sukhoi, F-16, T-50, hingga pesawat latih KT-1B yang digunakan oleh tim aerobatik Jupiter Aerobatic Team (JAT). Tim Jupiter akan menampilkan delapan formasi akrobatik. Selain itu, juga ada pesawat angkut, intai, transportasi, hingga helikopter.
Demo udara dalam HUT TNI kali ini bersifat gabungan yang terdiri dari tiga matra TNI hingga Basarnas. Untuk persiapan, latihan sudah dilakukan sejak 29 September. Secara keseluruhan, TNI AU mengerahkan sekitar 8.600 personel dalam peringatan HUT TNI tahun ini.
Persiapan dari Angkatan Laut
TNI Angkatan Laut menyiapkan ribuan personel dan alutsista untuk mendukung perayaan HUT TNI. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama Tunggul mengatakan persiapan telah berlangsung sejak 22 September 2025 dengan melibatkan unsur pasukan dan perlengkapan tempur.
Tunggul tidak menjelaskan secara rinci berapa personel yang dikerahkan. Namun ia menyebut, TNI AL mengerahkan delapan Satuan Setingkat Brigade (SSB) dan empat Satuan Setingkat Batalyon (SSY).
Pasukan yang diturunkan berasal dari satuan-satuan utama TNI AL, mulai dari Komando Armada (Koarmada), Korps Marinir, prajurit gabungan dari lembaga pendidikan TNI AL, hingga para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL). Mereka akan tampil dalam parade militer, defile, serta demonstrasi prajurit yang menjadi bagian dari acara puncak HUT TNI.
Alutsista yang dikerahkan meliputi tank amfibi, Meriam Howitzer, kendaraan rumah sakit lapangan, beberapa jenis kendaraan tempur peluncur roket, kendaraan taktis TNI AL, “Serta tidak ketinggalan sejumlah rudal yang dimiliki oleh TNI AL,” kata Tunggul dalam keterangan tertulis pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Persiapan dari Angkatan Darat
Sebanyak 14 ribu personel Angkatan Darat akan memeriahkan HUT TNI ke-80. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigadir Jenderal Wahyu Yudhayana menjelaskan personel yang dikerahkan terdiri dari unsur-unsur pasukan parade, defile, perangkat upacara, hingga pendukung teknis di lapangan.
Beragam alutsista pun disiapkan untuk penampilan prajurit. Deretan kendaraan tempur yang akan ditampilkan meliputi tank Leopard, tank Harimau, tank Badak, tank Marder, MLRS Astros, Meriam Caesar 155 mm, Anoa berbagai varian, kendaraan taktis Maung, ATAV, Bushmaster, hingga rudal Mistral Atlas. Alutsista pendukung dari satuan perhubungan, kesehatan, zeni, serta perbekalan dan angkutan juga dipersiapkan. Dari matra udara, TNI AD menurunkan helikopter Apache, Mi-17, Bell 412, Fennec, dan BO-105.
“Rencananya sejumlah penampilan baru juga akan kita siapkan, baik itu alutsista hasil produksi dalam negeri seperti Maung Pindad maupun demonstrasi kemampuan prajurit dengan berbagai kecakapan teknis dan taktis,” kata Wahyu dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 Oktober 2025.
Dani Aswara
berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Tinggalkan Balasan