Imbauan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Terkait Libur Sekolah
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengeluarkan surat edaran yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan akademik dan istirahat selama libur semester ganjil. Surat edaran ini berisi panduan bagi sekolah dalam menyusun kegiatan selama masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Masa Libur sebagai Waktu Istirahat dan Kesempatan Berkumpul
Dalam surat edaran tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa masa libur bukan hanya waktu untuk istirahat, tetapi juga kesempatan bagi murid, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk berkumpul dengan keluarga. Ia menekankan bahwa libur sekolah harus memberikan ruang bagi setiap pihak untuk meregangkan otot dan memperkuat ikatan keluarga.
Mu’ti menyarankan agar kepala dinas pendidikan menjalankan kebijakan libur sesuai kalender pendidikan tahun ajaran 2025/2026. Sementara itu, kepala satuan pendidikan diminta untuk tidak memberikan tugas atau proyek liburan yang terlalu berat. Jika tugas diberikan, maka tugas tersebut harus sederhana, menyenangkan, dan bisa dikerjakan bersama keluarga tanpa memberatkan orang tua secara finansial.
Pentingnya Keselamatan Selama Libur
Selain fokus pada beban akademik, surat edaran ini juga menyoroti aspek keselamatan. Sekolah diimbau untuk memperkuat pesan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dengan mengajarkan murid cara mengenali risiko di lingkungan sekitar dan tujuan perjalanan. Murid juga diajarkan tentang jalur evakuasi, nomor layanan darurat, serta cara menjaga keselamatan saat berada di jalan, tempat wisata alam, dan di rumah.
Peran Orang Tua dalam Masa Libur
Orang tua juga mendapat imbauan untuk memanfaatkan masa libur sebagai waktu berkualitas bersama anak. Mereka didorong untuk membantu membangun kebiasaan literasi dan numerasi di rumah. Selain itu, penggunaan gawai dan internet harus diatur secara bijak dengan bimbingan yang memadai agar anak terhindar dari konten negatif seperti kekerasan, pornografi, perjudian, perundungan, dan disinformasi.
Perlindungan Anak yang Lebih Khusus
Pemerintah juga menekankan perlindungan anak, termasuk mencegah segala bentuk kekerasan dan eksploitasi. Hal ini mencakup kekerasan berbasis gender, pekerjaan yang mengganggu hak anak untuk belajar dan beristirahat, serta praktik pernikahan usia dini. Bagi keluarga dengan anak berkebutuhan khusus, pemerintah mendorong agar rutinitas dasar anak tetap terjaga dan komunikasi dengan guru dilakukan jika diperlukan.
Pengamanan Aset Sekolah Selama Libur
Di sisi sekolah, Kemendikdasmen meminta pengamanan aset pendidikan selama masa libur. Ini meliputi laboratorium, perangkat teknologi informasi dan komunikasi, serta perpustakaan. Pengaturan petugas piket dan koordinasi dengan pihak terkait menjadi prioritas. Sekolah juga diminta menyediakan kanal pelaporan bagi orang tua jika membutuhkan informasi atau ingin melaporkan hal yang berkaitan dengan keselamatan murid.
Jadwal Libur Semester Ganjil dan Nataru
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyebutkan bahwa sebagian besar daerah telah menetapkan libur semester ganjil dan Nataru mulai 22 Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Menurutnya, prioritas utama libur akhir tahun adalah memastikan kegiatan liburan murid berjalan aman, sehat, dan tetap memiliki nilai edukatif.
Tinggalkan Balasan