Oknum Perijinan Klaim Tambak Udang Sudah Berijin, Kades Legung Barat Protes Keras



SUMENEP, FORUM NUSANTARA
Pernyataan salah satu Tim Perijinan Terpadu pada acara kunjungan ke Desa Legung Barat yang mengeluarkan statement bahwa tambak udang yang berlokasi di desa tersebut sudah berijin, menyisakan protes dikalangan masyarakat setempat.
Dari rekaman percakapan pada pertemuan yang digelar diaula kantor balai desa tersebut oknum Kabid berinisial (TK),dengan lantangnya mengatakan, bahwa pengelola tambak di Desa Legung Barat sudah mengantongi izin operasi.
Karuan pernyatan tersebut membuat kaget semua yang hadir dalam acara tersebut. Sebut saja Siddiq,Sekdes Legung Barat mengaku kaget mendengar pernyataan oknum tersebut,
“Kami dan teman teman, merasa kaget mas, masa iya tambak udang yang selama ini masih bermasalah dengan warga sekitar pesantren tersebut, tiba-tiba dengan serta merta sudah mengantongi izin operasional, ” ujarnya kemarin.
Menurut nya ia sempat minta petugas perizinan menunjukkan surat bukti Izin Operasional tambak udang tersebut,
“Dengan didorong rasa tidak percaya,waktu itu saya minta Bu Kabid untuk menunjukkan Surat Ijinnya,eh….rupanya Kabid malah menyuruh kami minta langsung ke pengelola tambak,ini kan lucu mas,” ucapnya.
Mendengar kabar tersebut, Kades Legung Barat, Hoyya dengan tegas menyatakan pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi terkait izin tambak udang di desanya,
“Saya tegaskan kembali, selama saya menjabat sebagai Kades, saya tidak pernah menerima laporan dan tidak pernah memberikan rekomendasi untuk kepengurusan izin tambak udang dimaksud,” ujar dengan nada tinggi.
“Nah jika memang sudah terbit Izin operasional seperti yang disampaikan orang perizinan didepan aparat saya, patut dipertanyakan keabsahannya. Ini aneh bin ajaib, saya saja selaku Kades tidak tahu, kok tiba-tiba malah terbit Ijin tersebut,” tandasnya.
Disinggung munculnya isu dibalik kabar terbitnya ijin, yang menuding desa “main mata” dengan pengelola tambak, Hoyya membantah keras kebenaran isu tersebut,
“Bagaimana akan terima duit pengelola, ketemu saja tidak pernah,” imbuhnya
Dikatakan dahulu pada beberpa bulan yang lalu memang pihaknya pernah mengundang saya undang mereka ke balai, untuk rembug dengan warga cari solusi
“Namun tidak ada satupun dari mereka yang hadir jadi saya tegaskan isu saya terima sesuatu itu tidak benar,” pungkasnya.
Dikonfermasi, Kabid yang biasa dipangil Titik menolak diwawancarai oleh beberapa media, dengan alasan masih banyak pekerjaan di ruangannya. “Maf mas mas ibu masih sibuk tidak bisa diganggu,” jelas salah seorang stafnya kepada sejumlah awak media yang menunggu di ruangan. (tim)
Ket gambar : Kades Legung Barat, Hoyya


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *