Tanah Bumbu, Forumnusantaranews.com
Tanah Bumbu, Senin 16 Juni 2025.DPRD Tanah Bumbu menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi atas Raperda laporan pertanggung jawaban (LPJ) APBD tahun anggaran 2024.digelar di ruang utama Paripurna Gedung DPRD Tanah Bumbu. Jl.H.Amin Desa Sepunggur, Batulicin.Pada Senin (16/06/2025).
Dihadiri Ketua DPRD Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani.SH.SH.MH dipimpin Wakil Ketua l DPRD Tanah Bumbu H.Hasanudin.AM.S,Ag.MA serta Anggota DPRD Tanah Bumbu, dihadiri Bupati Tanah Bumbu yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi,Keuangan dan Pembangunan Dwi Dibyo Raharjo,Forkopimda Tanah Bumbu,Asisten dan Staf,Kepala SKPD,Instansi,Lemabaga,Perbankan, Kepala BUMD,Organisasi serta tamu undangan lainnya.
Penyampaian pemandangan umum fraksi partai gerindra melalui juru bicaranya politisi senior Said Ismail Kholil Al-ydrus
“Assalamualaikum,Wr,Wb.Allahumma Sholi’alla Sayidina Muhammad Wa,alla Ali sayidina Muhammad.
Penyampaian pemandangan umum fraksi ini,merupakan bagian dari proses pengawasan dan fungsi legislasi dari DPRD serta sebagai wujud wewenag kami dalam memberikan tata kelola pemerintah daerah yang transparan,akuntabel dan berpihak kepada kepentingan rakyak melalui forum yang terhormat ini.
Faksi Gerindra menyampaikan apresiasi atas penyampaian laporan pertanggung jawaban yang tersusun serta menyampaikan catatan evaluasi dan masukan konstruktif demi perbaikan penyelenggaraan pemerintah kedepan.
Terimakasih kepada Bupati Tanah Bumbu yang telah menyampaikan LPJ APBD Tahun 2024.pada rapat Paripurna yang lalu.menyampaikan bahwa,setelah perubahan,target pendapatan daerah tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp.4.775 Trilyun.dengan realisasi mencapai Rp.5.322 Triliyun.melebihi target Rp.536 Miliar.dengan belanja daerah setelah perubahan ditetapkan Rp.5,207, dengan realisasi mencapai Rp.5,960 Triliyun.menghasilkan selisih anggaran sebesar Rp.301 Miliar.Sedangkan Defisit anggaran setelah perubahan adalah Rp.732 Miliar,namun realisasi defisit hanya Rp.105 Miliar.menunjukan selisih lebih besar Rp.626 Miliar.
Sedangkan penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah terealisasi 100 % (persen).dengan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun 2024 tercatat sebesar Rp.837 Miliar.
Ektifitas dan efesiensi anggaran realisasi yang melebihi target dengan adanya efisiensi dalam belanja,namun kami tetap mengingatkan agar capaian ini tidak hanya bersipat kuantitatif tetapi adalah berkualitas,kualitas pelaksanaan program dan kepuasan masyarakat menjadi tidak berfungsi maksimal APBD,fraksi Gerindra juga mendorong agar capaian positif ini dijadikan standar minimal untuk melaksanakan APBD di tahun-tahun mendatang.
maka dari itu baik,rancangan,keputusan dan pelaksanaan harus betul-betul sesuai dengan apa yang telah kita sepakati dalam pelaksanaan sesuai proposal.
Maka dari itu,kami dari fraksi Gerindra merasakan perlu memberikan saran,kritik dan menanyakan beberapa hal,sebagai bentuk kewajiban dan hak yang telah diamanatkan kepada kami,maka kami merasa perlu mempertanyakan beberapa hal yang umum yang belum maksimal dilaksanakan.
1.Bagaimana pemerintah daerah bisa memastikan bahwa dengan divisit anggaran yang tinggi tersebut,bener-bener berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat… Jelaskan ?
2.Apa strategi pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan dan kelanjutan pencapaian realisasi APBD yang positif ini di tahun-tahun mendatang…. Jelaskan ?
3.Bagaiman sistem evaluasi yang digunakan untuk menilai aktifitas dari program-program yang realisasi nya melebihi target.
Demikian pemandangan umum fraksi Gerindra yang disampaikan,mohon maaf jika ada kekurangan,Wa’billahi’taufik wal’hiyah,Wassalamualaikum,Wr,Wb ,” Ucap Said Ismail Menutup penyampaian pemandangan umum fraksi Gerindra.@mir,FNNews.com
Tinggalkan Balasan