Inter Milan Berpeluang Akhiri Dominasi AC Milan dalam Derbi Milan
Inter Milan selama setahun terakhir sering menjadi pihak yang kalah dalam laga Derbi Milan. Dari lima pertandingan di berbagai kompetisi, tiga di antaranya dimenangkan oleh AC Milan, sementara dua lainnya berakhir imbang. Kini, Inter memiliki kesempatan untuk mengakhiri dominasi tim lawan dalam pertandingan Derbi della Madonnina yang akan digelar dini hari nanti di Stadio Giuseppe Meazza, Milan.
Pertandingan ini akan disiarkan secara langsung melalui Vidio pada pukul 02.45 WIB. Inter tampaknya dalam kondisi yang baik setelah mencatatkan empat kemenangan berturut-turut di berbagai ajang. Meski demikian, pemain AC Milan, Rafael Leao, menegaskan bahwa pertandingan ini tetap berisiko. Ia menyebutkan bahwa Inter adalah tim yang kuat saat ini, namun derby selalu penuh ketidakpastian.
Leao juga menyampaikan bahwa bagi AC Milan, pertandingan ini merupakan peluang untuk naik ke puncak klasemen Serie A. Ia merasa atmosfer pertandingan akhir pekan ini sangat intens. Saat ini, Inter memimpin klasemen sementara Serie A, sedangkan AC Milan berada di posisi ketiga dengan jarak dua angka dari Inter.
Bek Inter, Alessandro Bastoni, menunjukkan tekadnya untuk tidak mengalami kekalahan dalam situasi seperti ini. Ia menyatakan bahwa timnya tidak ingin merasakan kekalahan dalam pertandingan penting ini.
Luka Modric dan Tantangan dalam Derbi Milan
Luka Modric, gelandang AC Milan, sudah sangat akrab dengan laga derbi sekota. Pengalamannya dalam liga elite Eropa membuatnya menghadapi banyak pertandingan derbi. Namun, ia belum pernah mencetak gol dalam pertandingan derbi sejak masa membela Tottenham Hotspur dan Real Madrid.
Di Spurs, Modric tidak pernah mencetak gol ke gawang Arsenal dalam 11 pertandingan yang ia jalani. Sementara itu, saat membela Real Madrid, ia juga gagal mencetak gol dalam 42 pertandingan derbi Madrileno melawan Atletico Madrid. Oleh karena itu, laga derbi Milan kali ini menjadi tantangan baginya untuk mencetak gol.
Massimo Ambrosini, legenda AC Milan, menilai bahwa Modric bersama Adrien Rabiot dan Mike Maignan adalah pemimpin permainan AC Milan. Mereka bisa menjadi kunci dalam pertandingan ini.
Lautaro Martinez dan Peluang Menyamai Ibra
Kemampuan Lautaro Martinez, kapten Inter, telah kembali menunjukkan hasil positif setelah sukses mencetak gol saat menghadapi SS Lazio pada 10 November lalu. Performa produktif Lautaro akan menjadi kunci dalam menghadapi AC Milan.
El Toro, julukan Lautaro, juga berpeluang mencetak gol dalam pertandingan ini untuk menyamai rekor gol legendaris AC Milan, Zlatan Ibrahimović. Hingga saat ini, Lautaro telah mencetak satu gol, sementara Ibra memiliki koleksi sepuluh gol.
Prediksi Susunan Pemain
INTER MILAN (3-5-2):
1 – Sommer; 25 – Akanji, 31 – Bisseck, 95 – Bastoni; 30 – Augusto, 23 – Barella, 20 – Calhanoglu, 8 – Sucic, 32 – Dimarco; 9 – Thuram, 10 – Lautaro (c)
Pelatih: Cristian Chivu
AC MILAN (3-5-2):
16 – Maignan (c); 23 – Tomori, 46 – Gabbia, 31 – Pavlovic; 56 – Saelemaekers, 19 – Fofana, 14 – Modric, 12 – Rabiot, 2 – Estupinan; 11 – Pulisic, 10 – Leao
Pelatih: Massimiliano Allegri
Prediksi Skor dan Atmosfer Pertandingan
Pertandingan dini hari nanti akan menjadi derbi Milan yang paling seru setelah melewati 10 giornata. Selisih poin antara kedua tim hanya dua angka, sehingga pertandingan ini diprediksi akan sangat ketat hingga melewati 10 giornata.
Berikut data historis musim terkini:
| Musim | Poin | Giornata |
|——-|——|———-|
| 2025-2026 | 2 | 11 |
| 2024-2025 | 3 | 4 |
| 2023-2024 | 0 | 3 |
| 2022-2023 | 1 | 4 |
| 2022-2023 | 2 | 20 |
| 2021-2022 | 4 | 23 |
Dengan persaingan yang ketat, pertandingan ini akan menjadi momen penting bagi kedua tim dalam kontestasi gelar Serie A.
Tinggalkan Balasan