Premi Asuransi Jiwa Tembus Rp87,6 Triliun di Semester I 2025

Pertumbuhan Pendapatan Premi Asuransi Jiwa di Indonesia pada Semester I Tahun 2025

Pada semester pertama tahun 2025, industri asuransi jiwa di Indonesia mencatat total pendapatan premi sebesar Rp87,6 triliun. Angka ini mengalami penurunan tipis sebesar 1% dibandingkan dengan semester yang sama pada tahun 2024, yang tercatat sebesar Rp88,49 triliun. Namun, jika dilihat secara khusus untuk tahun 2025 saja, pendapatan premi mengalami peningkatan sebesar 3,9%.

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Budi Tampubolon, menjelaskan bahwa tren ini menunjukkan bahwa industri asuransi jiwa mulai memasuki titik stabilitas baru. “Diversifikasi produk yang dilakukan oleh perusahaan asuransi jiwa memberikan hasil yang optimal,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor AAJI, Jakarta.

Perkembangan Berdasarkan Jenis Produk

Berdasarkan jenis produknya, pendapatan premi dari produk tradisional mencapai Rp55,2 triliun selama semester I tahun 2025, naik sebesar 6,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp51,81 triliun. Dominasi pendapatan premi masih didominasi oleh produk asuransi jiwa tradisional, yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa kuartal terakhir.

Sementara itu, pendapatan premi dari produk unit-linked atau asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) turun sebesar 11% menjadi Rp32,4 triliun. Hal ini berbeda dengan beberapa negara Asia yang memiliki penetrasi asuransi tinggi, di mana porsi produk asuransi jiwa tradisional mencapai sekitar 80% dari total premi.

Perkembangan Berdasarkan Unit Usaha

Secara lebih rinci, pendapatan premi dari produk asuransi jiwa konvensional mengalami penurunan sebesar 2,3% menjadi Rp75,61 triliun. Sementara itu, pendapatan premi dari produk asuransi jiwa syariah tumbuh sebesar 8,2% menjadi Rp11,99 triliun.

Perkembangan Berdasarkan Bisnis Baru dan Lanjutan

Dalam hal bisnis baru, pendapatan premi pada semester I tahun 2025 mencapai Rp47,94 triliun, turun 6,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp51,10 triliun. Sementara itu, pendapatan premi lanjutan meningkat sebesar 6,1% menjadi Rp39,66 triliun, dibandingkan dengan Rp37,39 triliun pada semester I tahun 2024.

Total Pendapatan Industri Asuransi

Total pendapatan industri asuransi pada semester I tahun 2025 tercatat sebesar Rp109,0 triliun, naik 3,6% dibandingkan dengan semester I tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp105,25 triliun. Pendapatan tersebut terdiri dari total pendapatan premi sebesar Rp87,6 triliun dan hasil investasi sebesar Rp16,68 triliun.

Pendapatan premi pada semester I tahun 2024 tercatat sebesar Rp88,49 triliun dengan hasil investasi sebesar Rp12,05 triliun. Dari sisi klaim, industri asuransi jiwa membayar klaim sebesar Rp72,47 triliun pada semester I tahun 2025, turun 6,7% dibandingkan dengan Rp77,67 triliun pada semester yang sama tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *