
Kesulitan dalam membeli tiket pesawat karena harganya yang tinggi sering kali menjadi hambatan bagi
pelancong
untuk
berpergian
Untuk menyiasati mahalnya harga tiket pesawat, biasanya
pelancong
memilih untuk menunda perjalanan mereka hingga harga pesawat turun atau bepergian di periode lain.
musim rendah
.
Namun, hal berbeda justru dilakukan oleh pria asal Amerika Serikat (AS). Bukannya menunda untuk
berpergian
Pria ini justru menggunakan trik nakal agar bisa bepergian naik pesawat tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Caranya? Ia menyamar sebagai awak kabin selama bertahun-tahun. Waduh!

Dilansir
Cermin
Pria bernama Tiron Alexander (35) dilaporkan berhasil melakukan penerbangan gratis sebanyak 120 kali antara tahun 2018-2024. Ia diduga memanfaatkan sistem pemesanan internal yang hanya diperuntukkan bagi karyawan maskapai, seperti pilot dan pramugari.
Menurut pernyataan resmi dari Kantor Kejaksaan Distrik Selatan Florida, Alexander memalsukan identitasnya sebagai pramugara dari tujuh maskapai berbeda. Ia juga mencantumkan sekitar 30 nomor lencana, serta tanggal perekrutan palsu saat mengisi formulir aplikasi penerbangan karyawan.

Alexander berhasil mengakses sistem pemesanan internal yang seharusnya memiliki lapisan keamanan ketat. Lebih mengejutkan lagi, sistem maskapai tidak mendeteksi kejanggalan data yang ia masukkan, sehingga bisa mengeklaim ratusan tiket tanpa pernah benar-benar menjadi kru kabin.
“Selama persidangan, terbukti bahwa Alexander menyamar sebagai awak kabin di tiga maskapai berbeda lainnya, dan berhasil memesan lebih dari 120 penerbangan gratis secara ilegal,” ungkap pernyataan dari kejaksaan.
Ancaman Hukuman Penjara hingga 20 Tahun

Alexander telah divonis bersalah atas penipuan berbasis elektronik (
penipuan kabel
), dan akses ilegal ke area terbatas bandara. Ia pun akan dijatuhi hukuman pada 25 Agustus 2025 mendatang oleh Hakim Distrik AS, Jacqueline Beccera.
Akibat perbuatannya tersebut, Alexander terancam hukuman penjara hingga 20 tahun untuk kasus penipuan, dan maksimal 10 tahun penjara untuk pelanggaran keamanan bandara.

Kisah Alexander mengingatkan publik pada cerita Steven Rothstein, seorang bankir asal New York yang pernah memanfaatkan program AAirpass American Airlines, tiket terbang seumur hidup yang memperbolehkannya terbang ke seluruh dunia tanpa batas.
Meskipun legal, keanggotaan Rothstein akhirnya dibatalkan pada tahun 2008, karena dianggap terlalu sering terbang dan merugikan maskapai.
Kasus ini seakan menjadi pengingat, agar sebagai
pelancong
tidak melanggar aturan dan juga hukum. Sebab, tidak main-main hukuman yang dikenakan, yaitu bisa sanksi pidana hingga denda.
Tinggalkan Balasan