UIN Walisongo Semarang Gelar Rapat Tinjauan Manajemen 2025
Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2025 pada Selasa, 30 Desember 2025, di Ruang Theater Lantai 4 Gedung Kyai Saleh Darat. Acara ini menjadi momen penting dalam evaluasi dan penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Dalam pertemuan tersebut, dibahas hasil Audit Mutu Internal (AMI) serta langkah-langkah perbaikan yang akan dilakukan oleh universitas, fakultas, dan program studi.
Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai jajaran pimpinan kampus, termasuk Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kepala Program Studi, Sekretaris Program Studi, Kepala Bagian, serta para Ketua Unit dan Lembaga di lingkungan UIN Walisongo Semarang. RTM bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh unit dapat menjalankan proses penjaminan mutu secara optimal dan berkelanjutan.
Hasil Audit Mutu Internal
Acara dimulai dengan presentasi laporan AMI oleh Kepala Pusat Audit Penjaminan Mutu (APM), Dr. Saminanto, M.Sc. Dalam laporannya, disampaikan bahwa beberapa fakultas masih perlu lebih aktif dalam melakukan monitoring pelaksanaan AMI. Hal ini disebabkan oleh adanya sejumlah unit yang belum mengisi instrumen AMI secara optimal dan belum melampirkan dokumen pendukung secara lengkap. AMI dianggap sebagai alat strategis untuk menata dokumen yang dapat digunakan dalam akreditasi berkelanjutan.
Penghargaan atas Kinerja Terbaik
Dalam RTM 2025, juga diumumkan penerima AMI Award sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja terbaik. Berikut adalah pemenang penghargaan:
- Program Studi: Teknologi Informasi (3,71), Pendidikan Profesi Guru (3,41), Perbankan Syariah (2,97)
- Fakultas: Fakultas Psikologi dan Kesehatan (2,44), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (1,78), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (1,579)
- Biro, Unit, dan Lembaga: Bagian Kerjasama, Kelembagaan, dan Humas (2,28), Pusat Bisnis (2,13), International Office (2,03)
- Universitas: Program Studi Teknologi Informasi (3,71), Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan (3,46), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Sains dan Teknologi (3,41)
Arahan dari Rektor
Rapat ditutup dengan arahan dari Rektor UIN Walisongo yang menekankan pentingnya menyelesaikan pengisian instrumen AMI yang masih kosong melalui pendampingan langsung. Hal ini dilakukan agar kendala yang dihadapi oleh setiap unit dapat segera diatasi. Rektor juga menyoroti perlunya strategi peningkatan rekognisi internasional melalui pelatihan internasional di dalam negeri, mengingat masih adanya keterbatasan kegiatan ke luar negeri. Untuk mengimbangi hal ini, diperlukan dukungan kebijakan dan anggaran.
Dalam bidang penelitian internasional, skema pendanaan sharing dinilai sebagai solusi yang efektif. Selain itu, peningkatan sitasi dosen dapat dilakukan dengan mewajibkan mahasiswa mensitasi karya dosen pembimbing. Di bidang kemahasiswaan, penguatan sistem admisi diarahkan untuk menjaring talenta unggul yang mampu mendorong peningkatan prestasi akademik dan non-akademik universitas.
Komitmen UIN Walisongo dalam Mutu Berkelanjutan
Melalui Rapat Tinjauan Manajemen 2025, UIN Walisongo Semarang menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu berkelanjutan dan kesiapan institusi menuju akreditasi unggul di tingkat nasional maupun internasional. Dengan langkah-langkah strategis dan kolaborasi antar unit, kampus ini terus berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan berkualitas dan berkontribusi positif dalam dunia pendidikan.
Tinggalkan Balasan