1.536 atlet unjuk kemampuan di HGI Samarinda Domino Tournament 2026

Daerah12 Dilihat

 

– HGI Samarinda Domino Tournament 2026 resmi dibuka di GOR Segiri, Sabtu (12/9), menandai dimulainya Series 4 babak kualifikasi Liga Pro Domino Indonesia.

Sebanyak 1.536 atlet dari 10 provinsi unjuk kemampuan dalam turnamen yang berlangsung hingga Minggu (13/9). 

Digelar oleh Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) dan Higgs Games Island (HGI), turnamen ini memperebutkan total hadiah Rp 200 juta sekaligus Piala Wali Kota Samarinda.

Empat tim terbaik yang mencapai semifinal akan melanjutkan perjuangan ke Series terakhir babak kualifikasi yang rencananya berlangsung di Jakarta pada akhir tahun.

Pemerintah Kota Samarinda menyambut baik kehadiranturnamen yang digelar PB PORDI dan HGI.

“Selamat datang kepada seluruh peserta Samarinda Domino Tournament 2026. Mari kita bersama-sama memegang teguh motto PORDI, 4N 1T: No Judi, No Narkoba, No Alkohol, No Smoking, serta tertib dalam beribadah,” ujar Wali Kota Samarinda Andi Harun. 

Andi Harun menambahkan, Domino mengajarkan untukmembangun harmoni, menjaga silaturahmi, dan mempererat persaudaraan.

“Semoga turnamen ini berlangsung sukses dan memberikan pengalaman yang positif bagi seluruh peserta,” harap dia.

Series 4 di Samarinda memiliki arti penting karena menandai titik tengah perjalanan menuju Liga Pro Domino Indonesia.

Ketua Umum PB PORDI Andi Jamaro Dulung mengatakan, saat ini sudah di tengah jalan dan mendapat respons di lapangan yang menunjukkan bahwa arah menuju Liga Pro Domino Indonesia ini realistis untuk dicapai. 

“Dari setiap series, kita melihat semakin banyak pemain dan daerah yang terlibat. Ini menunjukkan bahwa olahraga domino di bawah payung PORDI terus berkembang dan memiliki basis pemain yang semakin luas,” ucap dia.

Perwakilan HGI Ray Fan percaya bahwa lewat gim, seseorang dapat menemukan minat dan mengembangkan potensi diri.

Melalui turnamen ini, pihaknya ingin ikut membuka lebih banyak kesempatan bagi para pemain domino untuk membawa kemampuan yang merekamiliki ke jenjang kompetisi yang lebih serius.

“Dari yang tadinya sekadar bermain, menjadi berlatih. Dari berlatih, menjadi berkompetisi. Dan dari kompetisi, menjadi berprestasi,” katanya.

Ketua Panitia Pelaksana Samarinda Domino Tournament Andi Nursani mengatakan, kehadiran peserta dan pendukung dari berbagai provinsi juga memberikan dampak bagi perekonomian lokal.

“Ada perputaran ekonomi yang ikutbergerak, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga UMKM, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ucap dia.

Masih dalam momentum Hari Olahraga Nasional yang diperingati setiap 9 September, turnamen ini juga menjadiruang untuk berbagi dan mempererat kebersamaan di luararena pertandingan.

Salah satunya melalui penyerahan donasi masker oleh HGI kepada Pemerintah Kota Samarinda yang selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *