Peringatan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur Hingga 20 Januari 2026
BMKG Juanda mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem yang meliputi hujan lebat, petir, dan angin kencang masih berpotensi terjadi di seluruh wilayah Jawa Timur hingga tanggal 20 Januari 2026. Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena sebagian besar wilayah Jawa Timur sedang memasuki puncak musim hujan.
Selain itu, pengaruh Monsun Asia juga turut memperkuat keadaan tersebut. Adanya gangguan gelombang atmosfer Low Frequency dan Madden Julian Oscillation (MJO) yang melintasi Jawa Timur, serta suhu muka laut di Selat Madura yang hangat, menjadi faktor tambahan yang memicu cuaca ekstrem. Kondisi atmosfer lokal yang labil juga turut berkontribusi dalam pembentukan awan konvektif yang menjadi sumber hujan.
Berdasarkan analisis tersebut, BMKG Juanda memberikan peringatan dini tentang potensi cuaca ekstrem yang bisa menyebabkan bencana hidrometeorologi. Masyarakat dan pemerintah daerah diminta untuk tetap waspada, terutama di wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau tebing yang rentan terhadap banjir dan longsoran tanah.
Wilayah yang Perlu Diwaspadai
Beberapa wilayah di Jawa Timur yang termasuk dalam daftar peringatan cuaca ekstrem antara lain:
- Kabupaten Banyuwangi
- Kota Batu
- Kabupaten Bondowoso
- Kabupaten Jember
- Kota Kediri
- Kabupaten Magetan
- Kota Pasuruan
- Kabupaten Mojokerto
Berikutnya adalah:
- Kabupaten Blitar
- Kabupaten Bojonegoro
- Kabupaten Jombang
- Kabupaten Kediri
- Kota Malang
- Kabupaten Lumajang
- Kabupaten Malang
- Kabupaten Nganjuk
- Kabupaten Ngawi
- Kabupaten Pasuruan
Kemudian:
- Kabupaten Ponorogo
- Kabupaten Probolinggo
- Kabupaten Sampang
- Kabupaten Situbondo
- Kabupaten Tuban
- Kabupaten Tulungagung
- Kabupaten Lamongan
- Kabupaten Madiun
- Kota Mojokerto
- Kabupaten Sidoarjo
Tidak ketinggalan:
- Kabupaten Bangkalan
- Kabupaten Gresik
- Kota Blitar
- Kota Probolinggo
- Kota Surabaya
- Kabupaten Pamekasan
- Kabupaten Sumenep
- Kabupaten Trenggalek
- Kota Madiun
- Kabupaten Pacitan
Langkah Antisipasi yang Dianjurkan
Untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem, masyarakat diimbau agar rutin memantau informasi terbaru tentang cuaca melalui berbagai saluran resmi BMKG Juanda. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:
- Mengakses situs resmi BMKG Juanda untuk melihat citra radar cuaca WOFI.
- Memantau informasi peringatan dini harian.
- Mengikuti peringatan dini setiap 2-3 jam yang diperbarui secara berkala.
Dengan adanya informasi yang akurat dan cepat, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan melakukan langkah-langkah preventif seperti memperkuat infrastruktur dan mempersiapkan evakuasi jika diperlukan.
BMKG Juanda terus memantau perkembangan cuaca dan akan memberikan pembaruan apabila ada perubahan signifikan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari instansi terkait agar dapat mengurangi risiko bahaya yang mungkin terjadi.
Tinggalkan Balasan