Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
– Warga sekitar TPA Kebon Kongok di Desa Suka Makmur, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mengeluhkan dugaan pencemaran air sumur akibat limbah sampah dan menolak rencana perluasan kawasan TPA.
“Jadi kondisi air warga sejak tahun 2025 bulan Februari sudah positif terkontaminasi zat berbahaya termasuk e colli, besi, mangan, yang jumlahnya di atas standar baku mutu,” kata Zaini.
“Itu kan persis dekat TPA itu, persis sekitar 20 meter dari sana. Itu sudah tercemar air sumur kami. Mau gimana lagi,” protes Zaini.
Kadis LHK Kota Mataram Didik Mahmud menyatakan keluhan pencemaran merupakan persoalan lama dan pemerintah telah menyediakan fasilitas Pamsimas sebagai solusinya.
“Menurut informasi itu video lama, kita sudah pasangkan Pamsimas juga di sana,” kata Didik, Rabu (2/9/2026).
Didik menambahkan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas PUPRPKP serta terus mengupayakan sambungan PDAM bagi warga terdampak.
“Nanti kita dorong untuk ada PDAM,” kata Didik.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Warga Lingkar TPA Kebon Kongok Tolak Perluasan Landfill Buntut Dugaan Pencemaran Air Sumur.


















