Jambi, Forumnusantaranews.com-
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Mahbub Daryanto menegaskan pentingnya pelayanan publik di bidang keagamaan dan pendidikan yang bersih, transparan, dan sesuai standar aturan yang berlaku.
Penegasan itu disampaikan saat menjadi pembina Apel Kedisiplinan Pegawai, Senin (10/8/2026) di halaman depan Kantor Wilayah Kemenag Jambi.
Mahbub Daryanto menyebut pengelolaan pelayanan publik di lingkungan Kemenag Provinsi Jambi harus terus diperkuat dan dievaluasi secara berkelanjutan. Salah satu aspek utama yang menjadi perhatian adalah penguatan integritas.
“Hal yang perlu menjadi perhatian adalah memastikan seluruh proses pelayanan keagamaan di Kantor Urusan Agama (KUA), maupun pelayanan keagamaan lainnya, termasuk pelayanan pendidikan di lingkungan madrasah, bersih dari praktik pungutan liar (pungli), gratifikasi, dan bentuk penyimpangan lainnya,” tegasnya.
Ia menekankan setiap layanan harus dilaksanakan sesuai standar, prosedur, serta ketentuan yang berlaku, tanpa ada biaya di luar ketentuan resmi.
“Saatnya tegas dan ada tindakan jika ada penyimpangan dalam penyelenggaraan pelayanan. Kalau perlu dilakukan monev dan diperiksa,” seru Kakanwil.
Kakanwil juga mendorong seluruh ASN Kemenag Jambi untuk menunjukkan kinerja terbaik dan berprestasi.
“Tunjukkan prestasi, apalagi saat ini sudah menggunakan manajemen talenta. Maka siapa yang berkomitmen dengan disiplin bagus, berdedikasi, memiliki kompetensi, dan berprestasi, kita terpilih diberikan amanah karena kita punya prestasi,” ungkap Mahbub.
Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk mengetahui target kerja masing-masing.
“Sudah tahu apa yang kita kerjakan. Sudah tahu target apa yang harus dicapai. Mohon dievaluasi kembali, mana yang sudah tercapai mana yang belum,” ujarnya.
Sesuai arahan Kementerian Agama RI, Kanwil Kemenag Jambi juga akan melaksanakan Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional (Geber Masjid)secara serentak di beberapa titik lokasi, termasuk di Masjid Al-Ikhlas Kanwil Kemenag Jambi.
Program ini merupakan upaya mendorong pengelolaan masjid sebagai tempat ibadah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.(*)


Tinggalkan Balasan