Apresiasi untuk Kerja Nyata Gurbernur Al Haris Sebut Asta Cita Presiden Prabowo Dorong Indonesia Menuju Negara Makmur

Daerah6 Dilihat

Jambi, Forumnusantaranews.com-
Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian program kerja unggulan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang telah berjalan hampir dua tahun.
Apresiasi itu disampaikan Al Haris usai mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI di ruang rapat sidang paripurna DPRD Provinsi Jambi, Jumat (14/8/2026).
Bagi Al Haris, keterbukaan Presiden dalam memaparkan capaian pembangunan menjadi bukti komitmen pemerintah pusat untuk bekerja nyata bagi rakyat.
“Detail tadi disampaikan Pak Presiden, banyak hal yang telah dikerjakan oleh pemerintah, tentunya kita berharap ke depan Indonesia menuju negara yang sejahtera dan makmur. Itu yang kita harapkan,” ungkap Al Haris di hadapan pimpinan DPRD dan Forkopimda Jambi.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 RI bukan hanya seremoni, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan penguatan optimisme.
Ia menilai keterbukaan informasi dari pemerintah pusat sangat penting agar masyarakat mengetahui secara rinci program-program serta hasil kerja yang telah diselesaikan.
“Harapannya, dalam momentum peringatan ulang tahun kemerdekaan tahun ini menjadi pondasi bagi bangsa Indonesia untuk melangkah ke arah yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah perkembangan positif arah kebijakan nasional. Tiga di antaranya mendapat perhatian khusus Gubernur Al Haris:
Presiden menyebut Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan lebih cepat dari rencana. Komoditas yang sudah mandiri antara lain beras, jagung, gula, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
Capaian ini dinilai Al Haris sangat penting bagi daerah seperti Jambi yang basis ekonominya kuat di sektor pertanian dan perkebunan. “Ketahanan pangan adalah fondasi utama kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pemerintah berhasil menyederhanakan aturan pupuk dan menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk urea sebesar 20 persen.
Kebijakan ini langsung menyentuh petani. Dengan harga yang lebih terjangkau dan distribusi yang lebih tertib, diharapkan produktivitas pertanian di daerah, termasuk Jambi, dapat meningkat.
Langkah strategis lain adalah peluncuran bahan bakar B50. Program ini disebut mampu menghemat devisa negara hingga Rp70 triliun.
Efisiensi energi ini, menurut Al Haris, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kemandirian energi nasional sekaligus menekan ketergantungan impor.
“Kita menyampaikan syukur dan apresiasinya atas paparan yang disampaikan oleh Presiden, Ketua DPD RI, serta Ketua MPR RI mengenai berbagai capaian pembangunan,” ungkap Al Haris.
Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menegaskan Pemerintah Provinsi Jambi siap menjadi mitra strategis dalam menindaklanjuti program-program nasional tersebut.
Menurutnya, sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci agar manfaat kebijakan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke desa.
“Kita di daerah siap mendukung. Program-program seperti ketahanan pangan, energi, dan penguatan UMKM harus kita dorong bersama agar Indonesia benar-benar tumbuh sebagai negara yang adil dan sejahtera,” tutup Al Haris.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *