Muara Siau, Forumnusantaranews.com-
Bupati Merangin, M. Syukur melakukan kunjungan kerja (kunker) sekaligus berkantor di Kecamatan Muara Siau pada 5 – 6 September 2026.
Agenda yang dipusatkan di Desa Durian Rambun ini dikemas berbeda. Bupati memilih suasana akrab dengan berkemah dan menggelar diskusi hangat bersama warga di tepian Lubuk Larangan pada Sabtu malam (5/9/2026).
Suasana penuh kekeluargaan dan antusiasme warga mewarnai diskusi di alam terbuka tersebut.
Dalam arahannya, Bupati M. Syukur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat dan Kepala Desa Durian Rambun atas kegigihan menjaga kelestarian lingkungan dan kemandirian pangan.
“Saya tidak memuji Kades, tetapi apa yang saya sampaikan ini adalah apa adanya. Pertama saya kenal, beliau menyampaikan bahwa desanya mampu mandiri beras tanpa perlu beli dari luar dan hutannya juga masih asri. Luar biasa, iman kades nya kuat, tidak tergoda kepada hal yang merusak hutan,” ujar Bupati di hadapan warga.
Bupati juga mengagumi kekompakan masyarakat yang tetap mempertahankan budaya gotong royong, menjaga kebersihan desa, serta merawat kejernihan sumber air di tengah era modernisasi.
Bupati mengingatkan pentingnya menyaring pengaruh luar tanpa mengorbankan identitas lokal.
“Kita boleh mengikuti perkembangan teknologi, main TikTok, media sosial, atau bergaul luas. Tetapi jangan pernah menghilangkan jati diri kita sebagai anak bangsa dan budaya lokal di desa ini. Jangan biarkan orang luar datang merusak tatanan yang sudah dibangun,” tegasnya.
Pesan ini mendapat sambutan hangat dari warga yang hadir di tepian Lubuk Larangan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati membeberkan sejumlah komitmen dan program strategis Pemkab Merangin untuk kemajuan Desa Durian Rambun,
Infrastruktur Jalan dan Penerangan: Pemkab Merangin mengalokasikan anggaran hampir Rp5 miliar pada tahun 2027 untuk pembangunan jalan menuju Desa Durian Rambun. Selain itu sekitar Rp3 miliar dialokasikan untuk penerangan jalan agar aktivitas warga malam hari lebih aman dan produktif.
Pemberdayaan dan Pelatihan Luar Negeri: Bupati menyiapkan kuota program pengiriman Kepala Desa ke Cina serta pemuda-pemudi desa ke Jepang untuk mengasah keterampilan dan wawasan global.
Penguatan BUMDes dan Desa Ekspor: Mendorong pemanfaatan dana bantuan BUMDes/BUMDesma sebesar Rp500 juta hingga Rp5 miliar dari kementerian. Bupati juga menantang desa menyediakan lahan sekitar 20 hektar untuk budidaya komoditas jahe agar Desa Durian Rambun bisa menjadi Desa Ekspor.
Dukungan Bibit dan Sarana, Pemkab siap menyalurkan bantuan bibit tanaman sesuai kebutuhan petani untuk mendukung kemandirian pangan dan pertanian berkelanjutan.
Kegiatan berkemah di Lubuk Larangan ini menjadi simbol kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat. Diskusi langsung di lapangan diharapkan mampu mempercepat realisasi program dan menyerap aspirasi warga secara nyata.(*/Nic)
Berkemah dan Berdiskusi Bersama Warga, Bupati M. Syukur Apresiasi Desa Durian Rambun Mandiri Beras



















