Bupati M. Syukur Didampingi Wabup Buka Lubuk Larangan Desa Telun

Daerah24 Dilihat

Bangko, Forumnusantaranews.com-
Bupati Merangin H. M. Syukur didampingi Wabup H. A. Khafid secara resmi membuka Lubuk Larangan Desa Telun, Kecamatan Nalo Tantan, Rabu (2/9/2026). Menariknya, hasil tangkapan ikan kali ini hanya satu jenis, Ikan Juaro.
Pembukaan lubuk larangan ditandai dengan pelemparan jala oleh Bupati didampingi Wabup. Aksi tersebut sempat membuat Bupati basah kuyup, namun berhasil menjaring banyak ikan.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyebut ini kali pertama dirinya membuka lubuk larangan sejak menjabat sebagai Bupati Merangin. Ia mengapresiasi tradisi masyarakat dalam menjaga kearifan lokal lubuk larangan.
“Lubuk larangan merupakan tradisi masyarakat yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Selain menjaga ekosistem sungai, lubuk larangan juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati, dibenarkan Wabup.
Bupati juga menyampaikan setelah ikan selesai dipanen, Pemerintah Desa Telun dapat mengajukan bantuan bibit ikan kepada Dinas Perikanan Kabupaten Merangin untuk pengisian kembali lubuk.
Pada kesempatan itu, Bupati menegaskan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Telun dan sekitarnya menjadi salah satu prioritas Pemkab Merangin pada tahun anggaran 2027.
Pernyataan tersebut disambut positif warga. Masyarakat berharap peningkatan jalan dapat memperlancar akses dan aktivitas Desa Telun.
Tidak hanya itu, Bupati H. M. Syukur dan Wabup H. A. Khafidh juga menyerahkan bantuan Rp10 juta untuk pembangunan masjid di Desa Telun.
Camat Nalo Tantan Ny. Anggi Sukoso mengatakan masyarakat di wilayahnya menjunjung tinggi semangat gotong royong dalam mendukung program Bupati dan Wabup.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas rencana pembangunan rumah dinas Camat di Nalo Tantan. “Kami sangat berterima kasih sekali kepada Pak Bupati yang akan membangun rumah dinas Camat di Kecamatan Nalo Tantan ini,” ujar Ny. Anggi, disambut tepuk tangan warga.
Sementara Kades Telun Amir Badaruddin menjelaskan lubuk larangan ini sudah lima tahun baru dibuka. Hasil penjualan ikan nantinya dimanfaatkan untuk pembangunan masjid di Desa Telun.
“Lubuk larangan ini pesta masyarakat Telun. Mudah-mudahan hasil tangkapannya banyak,” ungkap Amir.
Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti antusias masyarakat. Tradisi kebersamaan dan gotong royong ini diharapkan tetap terjaga sebagai bentuk kearifan lokal Desa Telun.
Turut hadir Asisten I Setda Merangin Sukoso, Asisten II Setda Merangin Agus Salim, Kadis Perikanan Dedi Darmantias, Kadis Kominfo Akhoi, Kalak BPBD M. Sairi, Direktur PDAM Antoni, Sekdin LH Nana, Sekdik Kominfo Teguh, Sekcam Nalo Tantan Kismadi dan pejabat lainnya.(*/Nic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *