Bangko, Forumnusantaranews.com-
Bupati Merangin M. Syukur memberikan penegasan keras mengenai pentingnya melindungi generasi muda dari bahaya narkotika. Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika P4GN di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Senin (20/7/2026).
Acara yang menghadirkan langsung Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin ini diikuti ratusan pelajar dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah di Kabupaten Merangin.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur mengingatkan bahwa pencegahan sejak dini adalah kunci agar generasi penerus tidak terjerumus ke dalam lingkaran hitam narkoba.
“Maka sosialisasi itu penting untuk kita melakukan pencegahan, terutama pada generasi kita. Anak-anakku semua, jangan pernah dekati narkoba apa pun jenisnya. Belajar yang baik, karena kalian adalah generasi masa depan,” tegas M. Syukur di hadapan para siswa.
Ia menilai tantangan ke depan akan semakin berat, seiring pesatnya perkembangan teknologi. Jika generasi muda terjerat narkoba, maka daerah dan bangsa akan tertinggal jauh.
“Kalau anak-anak sudah selesai rusak karena narkoba, habislah kita. Orang-orang sudah jauh maju, teknologi bergerak lebih cepat daripada otak kita berpikir. Kalau kita sampai hari ini masih menggunakan narkoba, saya pikir kita akan jauh tertinggal,” lanjutnya.
Sebagai bentuk komitmen penuh Pemkab Merangin dalam mendukung program P4GN, Bupati M. Syukur membuka pintu seluas-luasnya bagi BNNP Jambi untuk memanfaatkan fasilitas daerah demi edukasi masyarakat.
“Sebagai bupati, saya menyampaikan terima kasih. Pak Asep, silakan gunakan ruangan ini semaksimal mungkin, saya akan mendampingi Pak Asep sampai selesai,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin mengapresiasi dukungan Pemkab Merangin. Ia menegaskan sosialisasi ke sekolah-sekolah menjadi strategi utama memutus mata rantai peredaran narkoba.
“Kami butuh peran aktif pelajar, guru, dan orang tua. Narkoba tidak mengenal usia. Dengan edukasi sejak dini, kita selamatkan masa depan Merangin,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara pelajar dan tim BNNP Jambi, serta pembagian materi edukasi bahaya narkotika.(*)
Bupati Merangin M. Syukur memberikan penegasan keras mengenai pentingnya melindungi generasi muda dari bahaya narkotika. Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika P4GN di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Senin (20/7/2026).
Acara yang menghadirkan langsung Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin ini diikuti ratusan pelajar dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah di Kabupaten Merangin.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur mengingatkan bahwa pencegahan sejak dini adalah kunci agar generasi penerus tidak terjerumus ke dalam lingkaran hitam narkoba.
“Maka sosialisasi itu penting untuk kita melakukan pencegahan, terutama pada generasi kita. Anak-anakku semua, jangan pernah dekati narkoba apa pun jenisnya. Belajar yang baik, karena kalian adalah generasi masa depan,” tegas M. Syukur di hadapan para siswa.
Ia menilai tantangan ke depan akan semakin berat, seiring pesatnya perkembangan teknologi. Jika generasi muda terjerat narkoba, maka daerah dan bangsa akan tertinggal jauh.
“Kalau anak-anak sudah selesai rusak karena narkoba, habislah kita. Orang-orang sudah jauh maju, teknologi bergerak lebih cepat daripada otak kita berpikir. Kalau kita sampai hari ini masih menggunakan narkoba, saya pikir kita akan jauh tertinggal,” lanjutnya.
Sebagai bentuk komitmen penuh Pemkab Merangin dalam mendukung program P4GN, Bupati M. Syukur membuka pintu seluas-luasnya bagi BNNP Jambi untuk memanfaatkan fasilitas daerah demi edukasi masyarakat.
“Sebagai bupati, saya menyampaikan terima kasih. Pak Asep, silakan gunakan ruangan ini semaksimal mungkin, saya akan mendampingi Pak Asep sampai selesai,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin mengapresiasi dukungan Pemkab Merangin. Ia menegaskan sosialisasi ke sekolah-sekolah menjadi strategi utama memutus mata rantai peredaran narkoba.
“Kami butuh peran aktif pelajar, guru, dan orang tua. Narkoba tidak mengenal usia. Dengan edukasi sejak dini, kita selamatkan masa depan Merangin,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara pelajar dan tim BNNP Jambi, serta pembagian materi edukasi bahaya narkotika.(*)
Tinggalkan Balasan