Jambi, Forumnusantaranews.com-
Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam
memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menyeluruh dan
terpadu melalui pendekatan Holistik Integratif (HI). Hingga Oktober 2026,
pemenuhan delapan indikator PAUD HI di Kota Jambi telah mencapai 92,81
persen. Capaian membanggakan tersebut akan terus ditingkatkan dengan target
pemenuhan 100 persen di seluruh satuan PAUD.
Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas
Pemenuhan Delapan Indikator PAUD Holistik Integratif Kota Jambi yang
digelar di Aula Gedung PKK Kota Jambi, Senin (12/10/2026). Kegiatan dibuka
secara resmi oleh Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana,
Sp.OG, dan diikuti sebanyak 75 peserta yang terdiri atas ketua gugus PAUD
dan pengawas sekolah dari seluruh kecamatan di Kota Jambi.
Dalam arahannya, Nadiyah menegaskan bahwa pendidikan dan pembinaan anak
usia dini merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan dalam
mempersiapkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Untuk
itu, pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang anak harus dilakukan secara
terpadu, tidak hanya oleh lembaga pendidikan, tetapi juga melibatkan
berbagai sektor terkait.
“Masa depan Kota Jambi sangat ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari
ini. Investasi yang kita tanamkan pada anak-anak PAUD sekarang akan
menentukan arah perkembangan kota ini pada masa mendatang,” ujar Nadiyah.
Menurutnya, PAUD HI tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran di satuan
pendidikan, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan esensial anak secara
menyeluruh, mulai dari kesehatan, gizi, perlindungan, hingga kepemilikan
dokumen identitas.
Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor antara Dinas
Pendidikan, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Dinas Sosial, Dinas Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak (DPMPPA), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
(Dukcapil), Kantor Kementerian Agama, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat
(Kesra).
“Alhamdulillah, pemenuhan indikator PAUD HI di Kota Jambi saat ini sudah
mencapai 92,81 persen. Capaian ini harus terus kita tingkatkan. Target kita
bersama adalah mencapai 100 persen,” tegas Nadiyah.
Ia menambahkan, pencapaian target tersebut membutuhkan keterlibatan aktif
seluruh OPD terkait, pengelola satuan PAUD, serta Bunda PAUD di tingkat
kecamatan agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan merata di
setiap wilayah.
Selain itu, Pemkot Jambi juga mendorong penguatan Komunitas Belajar sebagai
wadah bagi para pengelola dan pendidik PAUD untuk berbagi pengalaman serta
praktik baik (best practice) yang telah diterapkan di masing-masing satuan
pendidikan. Melalui kolaborasi tersebut, upaya pemenuhan indikator PAUD HI
diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas
Pendidikan Kota Jambi, Husna Marlina, menjelaskan bahwa PAUD HI
mengintegrasikan delapan layanan esensial yang wajib dipenuhi oleh satuan
pendidikan.
Delapan indikator tersebut meliputi penyelenggaraan kelas orang tua atau
parenting, P
Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, koordinasi pemenuhan gizi dan
kesehatan, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemberian
makanan tambahan bergizi seimbang secara berkala, pemantauan kepemilikan
dokumen identitas anak berupa Kartu Identitas Anak (KIA) atau akta
kelahiran, penyediaan fasilitas sanitasi yang layak, penyediaan air bersih
yang layak.
Berdasarkan hasil pemetaan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Husna
menyebutkan bahwa sejumlah satuan PAUD masih menghadapi kendala dalam
pemenuhan fasilitas kesehatan lingkungan. Di antaranya keterbatasan sarana
cuci tangan dan ketersediaan jamban sehat yang memenuhi standar.
Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan upaya bertahap melalui
revitalisasi sarana dan prasarana PAUD serta optimalisasi pemanfaatan
anggaran dari APBN maupun APBD Kota Jambi.
Di sisi lain, sejumlah indikator pendukung mutu pendidikan PAUD di Kota
Jambi juga menunjukkan capaian yang perlu terus dipertahankan dan
ditingkatkan. Angka Partisipasi Sekolah (APS) anak usia 5-6 tahun tercatat
sebesar 88,1 persen. Sementara itu, proporsi satuan PAUD yang terakreditasi
minimal B mencapai 71,38 persen, dan persentase guru PAUD berkualifikasi
sarjana (S1/D4) sebesar 76,8 persen.
Dari sisi regulasi, Pemkot Jambi telah menerbitkan Peraturan Wali Kota
Jambi Nomor 48 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif
serta Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 508 Tahun 2026 tentang Gugus Tugas
PAUD HI. Kedua regulasi ini menjadi payung hukum dan pedoman dalam
pelaksanaan PAUD HI secara terintegrasi.
Melalui sosialisasi dan penguatan koordinasi lintas sektor ini, Pemkot
Jambi berharap seluruh satuan PAUD dapat meningkatkan kualitas layanan,
memenuhi kebutuhan esensial anak, serta melaporkan data secara akurat
melalui Dapodik.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya generasi penerus Kota
Jambi yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia melalui layanan
pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berkelanjutan.(*)


















