Dana Publikasi Media Mandek, Bambang Kabag Umum Lampung Utara Pilih ‘Menghilang’

Daerah, Nasional17 Dilihat

ForumNusantaranews.com LAMPUNG UTARA – Kinerja Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Bambang, menjadi sorotan tajam setelah diduga sengaja menghindar dan terkesan “menghilang” dari tanggung jawab terkait pengelolaan dana publikasi media. Sikap tidak profesional ini memicu desakan kuat agar Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, segera mengevaluasi total jajaran pejabat di bagian tersebut.

Berdasarkan pantauan dan upaya konfirmasi yang dilakukan oleh sejumlah awak media pada Senin (31/8/2026), Bambang diketahui tidak pernah berada di ruang kerjanya di Kantor Bupati Lampung Utara. Fenomena “kursi kosong” ini bukan pertama kalinya terjadi, melainkan sudah menjadi pola berulang setiap kali kalangan media ingin mempertanyakan transparansi realisasi anggaran dana publikasi.

“Setiap kali mau ditemui untuk meminta kejelasan anggaran publikasi perusahaan media, yang bersangkutan selalu tidak ada di tempat. Menghilang tanpa kabar,” ujar salah satu perwakilan media dengan nada kecewa.

Sikap tertutup ini diperparah dengan tidak adanya respons dari Bambang saat dihubungi melalui panggilan telepon maupun pesan singkat WhatsApp.Sikap bungkam setali tiga uang juga ditunjukkan oleh Anita, pejabat yang membidangi publikasi media di Bagian Umum. Saat berusaha dikonfirmasi, Anita tidak memberikan jawaban sama sekali. Bahkan, nomor kontak WhatsApp wartawan diduga kuat telah diblokir secara sepihak.

Aksi saling lempar dan aksi “buntet” komunikasi dari kedua aparatur sipil negara (ASN) ini dinilai mencederai semangat keterbukaan informasi publik (KIP). Anggaran publikasi yang bersumber dari uang rakyat (APBD) seharusnya dikelola secara transparan, akuntabel, dan proporsional, bukan justru dijadikan alasan untuk memutus kemitraan dengan media.

Merespons mandeknya komunikasi dan buruknya pelayanan publik ini, para insan pers mendesak Bupati Hamartoni untuk segera mengambil tindakan tegas. Pimpinan daerah diminta tidak tutup mata terhadap perilaku bawahannya yang dinilai mencoreng citra tata kelola pemerintahan Lampung Utara.

Hingga berita ini ditayangkan, baik Kabag Umum Bambang maupun Anita belum memberikan klarifikasi resmi terkait keberadaan mereka serta carut-marut pembagian dana publikasi media tersebut.(Apri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *