Kemenangan Persebaya di Laga Perdana Pelatih Baru
Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan dalam laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dengan mengalahkan Malut United dengan skor 2-1. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu, 10 Januari 2026, menjadi momen penting bagi tim yang baru saja berganti pelatih.
Gali Freitas menjadi pahlawan utama Persebaya dengan mencetak dua gol pada menit ke-14 dan ke-37. Sementara itu, Malut United memperkecil ketertinggalan melalui gol Ciro Alves pada menit ke-61. Kemenangan ini juga menjadi debut pertama bagi pelatih baru Persebaya, Bernardo Tavares, yang langsung memberikan dampak positif terhadap performa tim.
Strategi Bertahan dan Efisiensi Transisi
Tavares menyebut bahwa kunci kemenangan Persebaya adalah disiplin bertahan dan efektivitas transisi, terutama saat tidak memiliki bola. Ia mengapresiasi dukungan besar dari para suporter, Bonek dan Bonita, yang memberikan semangat ekstra kepada pemain.
Strategi yang diterapkan oleh Tavares adalah pertahanan blok menengah atau mid-block. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ancaman serangan Malut United yang diperkuat oleh pemain-pemain seperti David da Silva, Yance Sayuri, dan Yakob Sayuri. Selain itu, kondisi lapangan yang licin akibat hujan juga menjadi pertimbangan dalam pengambilan strategi.
“Anak-anak bekerja keras baik saat memiliki bola maupun saat tanpa bola. Kami harus lebih baik saat kehilangan bola,” ujarnya. Menurut Tavares, Persebaya tidak bisa bermain terlalu tinggi karena Malut United memiliki pemain cepat dan bahaya dalam situasi ruang terbuka.
Kinerja Pemain dan Penurunan Intensitas
Meski demikian, Tavares mengakui bahwa intensitas permainan timnya menurun pada babak kedua. Ia menilai perlu peningkatan fisik dan mental agar dapat menjaga intensitas pertandingan lebih lama. Setelah pergantian pemain, terlihat penurunan performa sebagian pemain.
Namun, ia tetap percaya diri dengan kemampuan para pemain. “Kondisi kami bahagia. Pemain punya motivasi untuk meraih kemenangan-kemenangan berikutnya,” katanya.
Penghargaan untuk Suporter dan Pelatih
Gali Freitas, pencetak dua gol, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan tersebut. Ia mempersembahkan gol-golnya untuk para suporter dan mengapresiasi peran pelatih baru dalam meningkatkan performanya. “Kami akan tetap bersama, siapa pun lawannya,” ujarnya.
Tanggapan Pelatih Malut United
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengakui bahwa efektivitas pertahanan kolektif Persebaya serta serangan balik cepat menjadi faktor utama kekalahan timnya. Ia menyebut taktik yang diterapkan Tavares cukup efektif.
Hendri juga mengakui bahwa Malut United lebih banyak menguasai jalannya pertandingan, namun kesulitan menembus pertahanan tuan rumah. Meskipun taktik pada babak kedua dinilai efektif, ia mengaku terlambat dalam menerapkannya.
Pemain Malut United, Taufik Rustam, menyampaikan pendapat serupa. Ia menilai seluruh pemain sudah bekerja maksimal meski hasil akhir tidak sesuai harapan. “Selamat buat Persebaya, dan kami akan berlatih keras untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Evaluasi dan Persiapan untuk Masa Depan
Kekalahan ini sekaligus menghentikan catatan 11 pertandingan tanpa kekalahan Malut United. Taufik berharap hasil ini menjadi pelajaran penting sebelum menghadapi laga berikutnya melawan Persib Bandung. “Ini menjadi batu loncatan kita untuk lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.
Tinggalkan Balasan