Gubernur Malut Sherly Laos Pantau Lahan Eks Darko di Sofifi, Persiapan Pembangunan Kodam Kie Raha

Politik16 Dilihat

Kunjungan Gubernur Maluku Utara dan Kasum TNI ke Lahan Eks HGB PT Darko

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, bersama Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letnan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, melakukan kunjungan ke lokasi eks HGB PT Darko di Sofifi. Tujuan dari peninjauan ini adalah untuk memastikan kesiapan lahan dalam rangka finalisasi pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) Kie Raha.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sherly Laos menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk meninjau sekaligus memastikan persiapan lahan yang akan digunakan sebagai markas Kodam baru. Ia juga mengungkapkan bahwa turut serta dalam peninjauan ini adalah Kajati dan Kakanwil ATR.

Kasum TNI, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan Kodam baru di Maluku Utara. Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara dalam menjalankan proyek strategis nasional ini. “Kami mendukung penuh pembangunan Kodam baru di Malut serta mengapresiasi Gubernur Sherly dan jajaran atas keseriusannya. Kami berkomitmen untuk terus menjalin koordinasi erat dengan jajaran Pemprov,” ujar Jenderal bintang tiga tersebut.

Status Lahan Eks HGB PT Darko

Lahan seluas 200.390 meter persegi yang sebelumnya berstatus Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT Darko telah berubah menjadi tanah negara setelah masa HGB perusahaan tersebut berakhir. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Hukum, Burnawan, yang menjelaskan bahwa Kejaksaan Tinggi telah menyatakan bahwa tanah tersebut kini berstatus tanah negara.

“PT Darko membeli lahannya kepada masyarakat. Setelah perusahaan pailit, maka tanah dan segala yang ada di atasnya menjadi milik negara. Jadi, tanah tersebut kini berstatus tanah negara,” jelas Burnawan.

Sinergi Pemprov dan TNI

Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan Kodam. Dengan adanya Kodam Kie Raha, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kedaulatan wilayah.

Sebelum meninggalkan lokasi, Gubernur Sherly Laos menyampaikan sapaan hangat kepada para warga yang hadir. Ia menyalami dan memberikan semangat kepada mereka yang ikut serta dalam proses pembangunan.

Langkah-Langkah dalam Pembangunan Kodam Kie Raha

  1. Peninjauan Lokasi
  2. Gubernur dan Kasum TNI melakukan peninjauan langsung ke lokasi eks HGB PT Darko.
  3. Tujuannya adalah untuk memastikan kesiapan lahan sebelum dimulainya pembangunan.

  4. Pengajuan Permohonan ke Kementerian ATR/BPN

  5. Pemprov Maluku Utara telah mengajukan permohonan agar lahan seluas 200.390 meter persegi dapat dimanfaatkan untuk pembangunan markas Kodam.

  6. Proses Hukum

  7. Kejaksaan Tinggi telah menyatakan bahwa status tanah yang sebelumnya berstatus HGB telah berubah menjadi tanah negara setelah masa HGB berakhir.

  8. Dukungan Penuh dari TNI

  9. Kasum TNI menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan Kodam Kie Raha.
  10. TNI berkomitmen untuk menjalin koordinasi erat dengan Pemprov Maluku Utara.

  11. Partisipasi Masyarakat

  12. Warga setempat turut serta dalam proses pembangunan dan memberikan dukungan kepada pemerintah daerah.
  13. Gubernur menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir.

Dengan langkah-langkah di atas, pembangunan Kodam Kie Raha diharapkan dapat segera dimulai dan selesai sesuai rencana. Proyek ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *