Bangko, Forumnusantaranews.com-
Di tengah ancaman musim kemarau ekstrem, Bupati Merangin M. Syukur
mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan
dengan cara membakar.
Peringatan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Subuh Keliling
(Subling) di Masjid Baitul Ikhlas, Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan,
Jumat (2/10/2026).
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Merangin A. Khafidh, Sekretaris Daerah
(Sekda) Merangin Zulhifni, para Kepala OPD, Camat Nalo Tantan, serta tokoh
masyarakat setempat.
Bupati M. Syukur mengungkapkan, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau panjang masih akan melanda
hingga Desember mendatang, sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan
(Karhutla) serta krisis air bersih sangat tinggi.
“Saya minta kepada para Camat dan Kepala Desa untuk terus mengingatkan
masyarakat agar tidak ada yang membakar lahan. Aturan kearifan lokal yang
dulu membolehkan pembakaran terbatas sudah tidak berlaku lagi. Sekarang
tidak ada alasan atau pembenaran untuk membuka lahan dengan cara dibakar,”
tegas M. Syukur.
Tidak hanya soal Karhutla, Bupati juga menyoroti persoalan sampah yang
banyak dikeluhkan warga di media sosial. Ia meminta setiap desa segera
menyediakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang layak.
Menanggapi kritikan masyarakat di media sosial terkait penanganan sampah
Bupati menegaskan, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama
antara pemerintah dan masyarakat.
“Kalau TPS-nya penuh dan terlambat diangkut oleh dinas terkait, itu baru
kekurangan pemerintah. Namun jika TPS masih kosong tetapi masyarakat justru
membuang sampah di pinggir jalan, ini adalah persoalan kesadaran bersama.
Mari kita saling bahu-membahu menjaga kebersihan,” ujarnya.
Dalam tausiyah Subling tersebut, Bupati juga memaparkan capaian program
prioritas Pemkab Merangin, di antaranya beasiswa S1 dan S2 untuk
putra-putri Merangin, program seragam sekolah gratis, program jaminan
kesehatan (Jamkesda) bagi warga kurang mampu, serta peningkatan layanan
rumah sakit daerah yang kini telah dilengkapi alat medis modern seperti
CT-Scan dan layanan penanganan jantung.(*)




















