, SEMARANG – Tren Hairstyling atau menata rambut kini tak lagi semata-mata soal memilih gaya lurus atau bergelombang.
Di tengah tren kecantikan yang terus berkembang, kondisi rambut justru mulai menjadi bagian yang ikut dipertimbangkan sebelum menggunakan alat styling.
Perubahan tersebut terlihat dari semakin beragamnya teknologi yang dibenamkan pada perangkat penata rambut, termasuk teknologi ionic yang ditujukan untuk membantu mengurangi dampak styling terhadap rambut.
Owner Glamfinity, Monica Santa Tamara, mengatakan kebutuhan konsumen terhadap perangkat penata rambut saat ini semakin beragam.
Menurutnya, konsumen tidak hanya mencari alat yang mampu mengubah tampilan rambut, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana rambut tetap terjaga setelah proses penataan.
“Beauty itu sekarang tidak ada standarnya satu. Ada yang suka lurus, ada yang suka bergelombang. Makanya kami menyediakan berbagai macam pilihan,” kata Monica saat memperkenalkan dua produk terbaru Glamfinity di Semarang, Rabu (2/9/2026).
Dua produk yang dikenalkan yakni Glamfinity Ionic Flowstraight dan Glamfinity Ionic Brush Iron.
Keduanya dirancang untuk kebutuhan penataan rambut sehari-hari dengan fungsi berbeda.
Ionic Flowstraight ditujukan untuk membantu menghasilkan rambut lebih lurus, sedangkan Ionic Brush Iron dapat digunakan untuk membentuk tampilan rambut bergelombang.
Monica mengatakan kedua perangkat tersebut menggunakan teknologi ionic yang disebut berasal dari Jepang.
Teknologi itu menjadi salah satu upaya untuk mengurangi risiko rambut mengalami kerusakan akibat proses styling.
“Teknologinya made in Japan dan sudah ada ionic-nya, sehingga kita tetap bisa styling tanpa khawatir rambut rusak,” ujarnya.
Salah satu teknologi yang menjadi pembeda, lanjut Monica, terdapat pada Ionic Flowstraight yang dapat membantu proses pelurusan rambut dari kondisi basah hingga kering.
Perangkat tersebut tidak mengandalkan angin maupun plat panas seperti alat styling rambut pada umumnya.
Menurut Monica, perkembangan perangkat penata rambut menunjukkan bahwa kebutuhan konsumen terhadap gaya rambut semakin personal.
Pilihan gaya tidak lagi terpaku pada satu standar kecantikan.
Ada konsumen yang memilih rambut lurus, sementara lainnya justru ingin mempertahankan volume atau membuat rambut bergelombang.
Karena itu, menurut dia, teknologi penataan rambut perlu mengikuti kebutuhan tersebut.
Di sisi lain, akses terhadap teknologi styling juga menjadi perhatian.
Monica mengatakan produk dengan teknologi serupa umumnya masih ditawarkan dengan harga relatif tinggi.
Glamfinity mencoba menghadirkan perangkat dengan teknologi tersebut dalam rentang harga yang lebih terjangkau.
“Kami mencoba menghadirkan teknologi maju seperti ini dengan harga yang jauh lebih murah,” katanya.
Harga produk Glamfinity berada di kisaran Rp750 ribu hingga Rp1,5 juta. Sementara dua produk yang baru diperkenalkan berada pada kisaran Rp900 ribu hingga Rp1,1 juta.
Glamfinity sendiri merupakan brand asal Indonesia yang berbasis operasional di Semarang.
Pemasaran dilakukan secara daring sehingga produknya dapat dipesan konsumen dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain perangkat styling, Glamfinity juga menyediakan produk perawatan rambut seperti hair spray dan hair serum.
Monica mengatakan pengembangan pasar dilakukan dengan menggandeng sejumlah pihak, mulai dari key opinion leader (KOL), hair stylist, hingga media massa.
Pengenalan dua produk terbaru tersebut sekaligus menjadi event perdana Glamfinity yang digelar di Semarang.
Dalam kegiatan itu, tamu undangan dan konsumen dapat melihat langsung demonstrasi penataan rambut, mencoba perangkat styling, serta mendapatkan layanan free hairstyle.
Acara digelar di salah satu restoran di kawasan Kota Lama Semarang.
Pemilihan lokasi tersebut, kata Monica, tidak lepas dari posisi Semarang sebagai basis operasional sekaligus pertimbangan terhadap suasana tempat yang dinilai mendukung konsep kegiatan.
“Karena base kami memang di Semarang. Tempatnya juga cukup bagus, estetik, makanannya oke, dan berada di tengah kota,” tuturnya. (Rad)



















