Jambi, Forumnusantaranews.com-
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti
Kota Jambi. Kualitas udara bahkan tercatat masuk kategori sangat tidak
sehat.
Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bergerak cepat.
Dipimpin Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Pemkot
membagikan sekitar 25.000 masker gratis kepada masyarakat di sejumlah
titik, Rabu (30/09/2026).
Salah satu lokasi pembagian dipusatkan di kawasan Telanaipura. Para
pengendara, pejalan kaki, dan pengguna jalan menjadi sasaran utama.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di
lingkungan Pemkot Jambi.
Berdasarkan hasil pemantauan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota
Jambi tercatat mencapai 266, yang masuk dalam kategori sangat tidak sehat
dan berisiko terhadap kesehatan.
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha mengatakan, pembagian masker
merupakan langkah awal dan upaya antisipatif pemerintah untuk melindungi
warga dari paparan asap dan partikel berbahaya.
“Dengan kondisi kualitas udara yang terus meningkat dalam beberapa hari
terakhir, langkah awal yang kita lakukan adalah membagikan masker secara
gratis kepada masyarakat. Hari ini sekitar 25 ribu masker kita
distribusikan di seluruh wilayah Kota Jambi,” ujar Diza di sela kegiatan.
Ia menegaskan, masker bukan hanya alat pelindung, tetapi juga pengingat
bagi masyarakat untuk lebih waspada.
“Ini mungkin langkah kecil, tetapi menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa
dalam kondisi seperti sekarang, penting bagi kita menggunakan masker saat
beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, kita juga perlu membatasi
aktivitas di luar ruangan,” katanya.
Diza berharap, dengan penggunaan masker, risiko gangguan pernapasan akibat
paparan kabut asap dapat diminimalkan.
Ia pun mengimbau warga untuk selalu memantau informasi kualitas udara dan
mengurangi aktivitas luar ruangan selama kondisi belum membaik.
“Masyarakat diimbau menggunakan masker, terutama ketika harus beraktivitas
di luar ruangan. Warga juga diminta membatasi kegiatan di luar ruangan
selama kualitas udara masih dalam kondisi tidak sehat serta memperhatikan
informasi kualitas udara sebelum beraktivitas,” pungkasnya.
Pemkot Jambi memastikan akan terus melakukan langkah antisipatif dan
mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan serta meningkatkan
kewaspadaan selama kabut asap masih terjadi.(*)



















