Jasad pria warga Gresik ditemukan terapung di Bengawan Solo Lamongan

Daerah11 Dilihat

Ringkasan Berita:

  • Jasad pria ditemukan terapung di Sungai Bengawan Solo, Dusun Ngajaran, Lamongan, Minggu (30/8/2026).
  • Korban berinisial MP, warga Gresik, dan identitasnya dikonfirmasi keluarga berdasarkan ciri fisik.
  • Hasil visum luar tidak menemukan luka penganiayaan atau tanda kekerasan. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga.

 

, LAMONGAN – Misteri identitas pria yang ditemukan tewas terapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Lamongan, akhirnya terungkap.

Korban diketahui berinisial MP, warga Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Jasad pria tersebut ditemukan warga di sekitar aliran Bengawan Solo, tepatnya Dusun Ngajaran, Desa Karangbinangun, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Minggu (30/8/2026) petang.

Penemuan itu bermula ketika warga melihat seseorang dalam kondisi terapung di sungai. Laporan kemudian diteruskan kepada Polsek Karangbinangun.

Jasad Dievakuasi Polisi dan Warga

Petugas kepolisian bersama warga langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Jasad korban kemudian berhasil dibawa ke tepi sungai.

Kapolsek Karangbinangun Iptu I Wayan Sumantra melalui Kasi Humas Ipda M Hamzaid mengatakan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia ketika ditemukan.

“Saat ditemukan dan dievakuasi, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Hamzaid, Senin (31/8/2026).

Selanjutnya, jasad korban dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Karangbinangun untuk menjalani pemeriksaan medis.

Visum Tak Temukan Tanda Kekerasan

Hasil pemeriksaan medis atau visum luar tidak menemukan luka yang mengarah pada dugaan penganiayaan maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis/visum luar, tidak ditemukan adanya luka bekas penganiayaan maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Hamzaid.

Dari pemeriksaan tersebut, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Tingginya sekitar 168 sentimeter.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hitam dengan motif garis putih di bagian pundak.

Ia juga mengenakan sarung batik berwarna cokelat dengan kombinasi cokelat tua dan muda.

Identitas Korban Dikonfirmasi Keluarga

Identitas korban sebagai MP, warga Jalan Batam, Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, kemudian dipastikan oleh pihak keluarga.

Keluarga datang dan mencocokkan ciri-ciri fisik korban sebelum memastikan bahwa jasad tersebut merupakan anggota keluarganya.

Menurut keterangan pihak keluarga yang disampaikan kepada kepolisian, korban diduga mengalami depresi berkaitan dengan penyakit yang dideritanya dan tidak kunjung sembuh.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penanganan dan pemeriksaan sesuai prosedur untuk memastikan kondisi serta penyebab kematian korban.

Jenazah Diserahkan kepada Keluarga

Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.

“Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” kata Hamzaid.

Hasil pemeriksaan luar yang tidak menemukan tanda kekerasan menjadi salah satu temuan dalam penanganan kasus penemuan jasad tersebut.

Polisi tetap memastikan seluruh proses dilakukan sesuai prosedur sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *