Ringkasan Berita:1. Tanggal 3 September menyimpan beberapa catatan penting dalam lembaran sejarah sepakbola dunia
2. Mulai dari lahirnya klub legendaris hingga dinamika kualifikasi Piala Dunia yang dramatis
3. Di Inggris pada awal September 1892 (secara historis dicatat pada 3 September) lahirnya klub sepakbola Newcastle United FC
, TERNATE– Tanggal 3 September menyimpan beberapa catatan penting dalam lembaran sejarah sepakbola dunia.
Mulai dari lahirnya klub legendaris hingga dinamika kualifikasi Piala Dunia yang dramatis, tanggal ini menyaksikan perjalanan panjang si kulit bundar di panggung internasional.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut rentetan peristiwa sepakbola dunia yang terjadi pada 3 September.
1888: Pembukaan Musim Pertama Football League (Inggris)
Meski liga secara resmi dimulai pada 8 September 1888, minggu awal September 1888 (termasuk persiapannya pada tanggal 3 September) menjadi fondasi utama berdirinya Football League di Inggris.
Ini adalah liga sepakbola profesional tertua di dunia yang merintis format kompetisi penuh (round-robin), menggantikan sistem gugur Turnamen Piala FA.
Format inilah yang kemudian diadopsi oleh seluruh liga di belahan dunia hingga saat ini.
1892: Berdirinya Newcastle United FC
Pada awal September 1892 (secara historis dicatat pada 3 September), dua klub lokal asal Inggris, Newcastle East End dan Newcastle West End, sepakat untuk bersatu demi membentuk satu kekuatan sepakbola yang tangguh di wilayah Tyneside.
Penggabungan ini melahirkan klub ikonik yang kini kita kenal sebagai Newcastle United FC.
Nama “United” dipilih sebagai simbol penyatuan dua kelompok pendukung dan klub lokal tersebut.
1989: Skandal “Maracanazo” Roberto Rojas (Kualifikasi Piala Dunia)
Salah satu insiden paling kontroversial dan dramatis dalam sejarah Kualifikasi Piala Dunia terjadi pada 3 September 1989.
Dalam laga hidup-mati antara Brasil vs Chile di Stadion Maracana, Rio de Janeiro.
- Insiden flare: Saat Chile tertinggal 1-0, sebuah suar (flare) yang dilemparkan dari tribun jatuh di dekat kiper Chile, Roberto Rojas.
- Drama lapangan: Rojas jatuh bersimbah darah di wajahnya, sehingga tim Chile menolak melanjutkan pertandingan demi alasan keamanan.
- Terbongkarnya trik: Investigasi FIFA membuktikan bahwa Rojas tidak terkena suar. Ia sengaja melukai dahi dan menyayat wajahnya sendiri menggunakan silet kecil yang ia sembunyikan di dalam sarung tangannya untuk membatalkan pertandingan.
Sanksi berat: FIFA menjatuhkan hukuman larangan bertanding seumur hidup untuk Roberto Rojas, serta melarang Timnas Chile berpartisipasi pada Kualifikasi Piala Dunia 1994.
Laga Kualifikasi Piala Dunia dan Euro Modern
Dalam kalender FIFA modern, awal September merupakan international break resmi untuk Kualifikasi Piala Dunia maupun Euro.
Tanggal 3 September sering kali menjadi saksi pertandingan-pertandingan internasional penting, seperti debut para bintang muda di tim nasional (Timnas) utama hingga gol-gol penentu langkah sebuah negara menuju turnamen mayor.
Sejarah 3 September mengingatkan kita bahwa sepakbola adalah perpaduan dari tradisi pembentukan klub, lahirnya struktur kompetisi modern, hingga drama luar biasa yang mewarnai perjalanan olahraga paling populer di planet ini. (*)



















