–Manchester United memblokir 685 akun penjualan tiket dan memberikan peringatan atau pembatasan kepada 464 pendukung dalam upaya memberantas calo tiket.
Dilansir dari laman Flashscore pada Sabtu (12/9), Langkah tersebut merupakan bagian dari investigasi yang dimulai pada Juli setelah klub menemukan 1.617 akun dengan aktivitas tidak biasa yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Klub menegaskan bahwa larangan tiket musiman hanya diterapkan terhadap kasus penyalahgunaan sistem tiket secara serius, terutama yang dilakukan untuk memperoleh keuntungan finansial.
Manchester United menyatakan investigasi tersebut berhasil mengungkap jaringan terorganisasi yang memperdagangkan tiket melalui ratusan akun.
Sebagian kasus ditutup tanpa sanksi setelah para pendukung memberikan informasi yang dapat menjelaskan aktivitas mencurigakan, sementara lainnya hanya menerima peringatan atau pembatasan terbatas terkait pengalihan tiket dan permohonan tiket tandang.
Klub menegaskan kebijakan tersebut bertujuan menjaga keamanan penggemar, memastikan akses tiket yang adil bagi pendukung asli Manchester United, serta memberantas calo dan penyalahgunaan tiket.
Kebijakan tersebut mendapat penolakan dari kelompok suporter Manchester United 1958 yang berencana menggelar aksi protes menjelang derbi melawan Manchester City.
Kelompok tersebut menilai klub telah memberikan sanksi kepada pendukung setia tanpa bukti yang cukup dan meminta Manchester United memberikan kesempatan yang adil kepada mereka untuk memahami serta membantah tuduhan.
Meski mendapat kritik dari suporter, Manchester United tetap mempertahankan langkah penindakan terhadap praktik perdagangan tiket yang dianggap merugikan pendukung dan klub.
















