Pebulu tangkis India keluhkan kabut asap saat tanding di Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100

Daerah1 Dilihat

Ringkasan Berita:

  • Kabut asap akibat karhutla menjadi sorotan dalam penyelenggaraan Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah dirasakan langsung oleh pebulutangkis India, Ashmita Chaliha
  • Ashmita bahkan menyindir bahwa kondisi serupa kemungkinan akan memicu lebih banyak keluhan dan kontroversi jika terjadi di India
  • Di sisi lain, panitia memastikan turnamen tetap berjalan sesuai jadwal dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan atlet, ofisial, serta penonton

Kondisi kualitas udara di Pontianak menjadi sorotan dalam penyelenggaraan Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100.

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diketahui sampai masuk hingga ke area pertandingan yang bertempat di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.

Situasi tersebut turut dirasakan pebulutangkis tunggal putri India, Ashmita Chaliha.

Atlet kelahiran 18 Oktober 1999 tersebut menyampaikan keluhannya melalui unggahan cerita di akun Instagram miliknya, @ashmichaliha, Rabu (2/9/2026).

Dalam unggahan tersebut, Ashmita menyinggung kondisi udara yang terjadi selama turnamen berlangsung.

Ia menyebut, situasi serupa kemungkinan akan menuai banyak hujatan dan kontroversi jika terjadi saat turnamen digelar di India.

“Bayangkan jika turnamen ini diadakan di India. Pasti sudah ada begitu banyak keluhan dan kontroversi sekarang mengenai kualitas udara/asap/polusi,” tulis Ashmita.

Kabut Asap Jadi Perhatian

Pontianak menjadi lokasi penyelenggaraan dua turnamen bulu tangkis, yakni Pontianak International Challenge dan Pontianak Indonesia Masters 2026.

Saat ini, rangkaian pertandingan Pontianak Indonesia Masters 2026 masih berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani.

Adanya kabut asap akibat karhutla membuat kualitas udara menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian.

Meski begitu, panitia memastikan kondisi penyelenggaraan sejauh ini masih terkendali.

Ketua Panitia Pelaksana, Yuni Kartika, menyebut seluruh pertandingan tetap berlangsung sesuai agenda.

“Sejauh ini penyelenggaraan Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 masih berjalan sesuai dengan rencana dan seluruh pertandingan dapat terlaksana dengan baik,” kata Yuni Kartika, dikutip dari BolaSport, Kamis (3/9/2026).

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan memantau kondisi di Pontianak, khususnya terkait kualitas udara,” tambahnya.

Keselamatan Atlet Jadi Prioritas

Yuni menegaskan pihak penyelenggara terus memantau situasi untuk memastikan turnamen dapat berjalan dengan aman.

Faktor kesehatan dan kenyamanan seluruh pihak yang hadir di arena juga menjadi perhatian.

“Kami tentunya tetap menempatkan kenyamanan dan keselamatan atlet, ofisial, penonton, serta seluruh pihak yang terlibat sebagai perhatian utama.”

“Sampai saat ini, kondisi di venue masih kondusif dan kegiatan berjalan seperti yang sudah dijadwalkan,” ujar Yuni.

Panitia juga berharap kondisi kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dapat segera membaik.

“Kami tentunya berharap situasi ini dapat segera membaik,” pungkasnya.

(/Isnaini) (BolaSport/Wahid Fahrur Annas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *