Semarang, Forumnusantaranews.com-
Pemerintah Kabupaten Sarolangun memperkuat komitmen dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas. Komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDM) Kementerian Perhubungan RI dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).
Penandatanganan berlangsung di Auditorium Balai Mas Pardi (GSG) Politeknik Ilmu Pelayaran PIP Semarang, Jumat pagi (31/7/2026). Bupati Sarolangun H. Hurmin hadir langsung dalam kegiatan tersebut, bersama kepala daerah lain serta jajaran pejabat pusat dan daerah.
Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi BPSDM Perhubungan untuk memperluas pola pembibitan SDM transportasi melalui kemitraan dengan pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PIP Semarang Dr. Ir. Mafrisal, M.T., M.Mar.E., IPU, Direktur STTD Avi Mukti Amin, S.Si.T., M.T, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos.,M.Si.
Dari Pemkab Sarolangun hadir Kepala BKPSDM Linda Novita Herawaty, M.H., Kepala Bagian Hukum Setda, dan Kepala BagianProtokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Imron beserta tamu undangan lainnya.
Melalui MoU dan PKS ini, Pemkab Sarolangun menargetkan peningkatan kualitas SDM, khususnya di sektor transportasi. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan di bawah Kemenhub diharapkan menjadi pintu masuk bagi putra-putri Sarolangun untuk mengikuti pendidikan, pelatihan, dan pembinaan yang sesuai kebutuhan pembangunan nasional.
Akses ini mencakup program pembibitan, beasiswa, magang, hingga peningkatan kompetensi aparatur di bidang transportasi darat, laut, dan udara.
Bupati H. Hurmin menyampaikan, sinergi dengan Kementerian Perhubungan adalah bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi yang profesional dan siap bersaing.
“Kerja sama ini adalah langkah strategis kita. Kita ingin anak-anak Sarolangun punya kesempatan yang sama untuk menimba ilmu di lembaga pendidikan terbaik di bawah Kemenhub. Tujuannya satu, menciptakan SDM yang kompeten untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Bupati Hurmin.
Pemerintah Kabupaten Sarolangun optimis, kerja sama ini tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan dan pengembangan aparatur, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan adanya SDM transportasi yang terlatih dan profesional, diharapkan konektivitas, keselamatan, dan efisiensi transportasi di Sarolangun dapat terus meningkat.
Langkah ini juga sejalan dengan visi _Sarolangun Maju_ melalui pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Ke depan, Pemkab Sarolangun bersama BPSDM dan STTD akan menyusun roadmap pelaksanaan, mulai dari sosialisasi, seleksi, hingga penempatan lulusan di instansi terkait.(*)
Pemerintah Kabupaten Sarolangun memperkuat komitmen dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas. Komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDM) Kementerian Perhubungan RI dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).
Penandatanganan berlangsung di Auditorium Balai Mas Pardi (GSG) Politeknik Ilmu Pelayaran PIP Semarang, Jumat pagi (31/7/2026). Bupati Sarolangun H. Hurmin hadir langsung dalam kegiatan tersebut, bersama kepala daerah lain serta jajaran pejabat pusat dan daerah.
Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi BPSDM Perhubungan untuk memperluas pola pembibitan SDM transportasi melalui kemitraan dengan pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PIP Semarang Dr. Ir. Mafrisal, M.T., M.Mar.E., IPU, Direktur STTD Avi Mukti Amin, S.Si.T., M.T, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos.,M.Si.
Dari Pemkab Sarolangun hadir Kepala BKPSDM Linda Novita Herawaty, M.H., Kepala Bagian Hukum Setda, dan Kepala BagianProtokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Imron beserta tamu undangan lainnya.
Melalui MoU dan PKS ini, Pemkab Sarolangun menargetkan peningkatan kualitas SDM, khususnya di sektor transportasi. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan di bawah Kemenhub diharapkan menjadi pintu masuk bagi putra-putri Sarolangun untuk mengikuti pendidikan, pelatihan, dan pembinaan yang sesuai kebutuhan pembangunan nasional.
Akses ini mencakup program pembibitan, beasiswa, magang, hingga peningkatan kompetensi aparatur di bidang transportasi darat, laut, dan udara.
Bupati H. Hurmin menyampaikan, sinergi dengan Kementerian Perhubungan adalah bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi yang profesional dan siap bersaing.
“Kerja sama ini adalah langkah strategis kita. Kita ingin anak-anak Sarolangun punya kesempatan yang sama untuk menimba ilmu di lembaga pendidikan terbaik di bawah Kemenhub. Tujuannya satu, menciptakan SDM yang kompeten untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Bupati Hurmin.
Pemerintah Kabupaten Sarolangun optimis, kerja sama ini tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan dan pengembangan aparatur, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan adanya SDM transportasi yang terlatih dan profesional, diharapkan konektivitas, keselamatan, dan efisiensi transportasi di Sarolangun dapat terus meningkat.
Langkah ini juga sejalan dengan visi _Sarolangun Maju_ melalui pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Ke depan, Pemkab Sarolangun bersama BPSDM dan STTD akan menyusun roadmap pelaksanaan, mulai dari sosialisasi, seleksi, hingga penempatan lulusan di instansi terkait.(*)
Tinggalkan Balasan