Jambi, Forumnusantaranews.com-
Maraknya aksi kelompok motor di Kota Jambi mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Jambi. Selain mendorong penegakan hukum oleh aparat kepolisian terhadap pelaku tindak pidana, Pemkot Jambi juga menyiapkan langkah preventif melalui pemberlakuan jam malam, peningkatan patroli di titik rawan, hingga pembinaan terhadap anak-anak yang terlibat karena sekadar ikut-ikutan.
Langkah tersebut menyusul aksi kekerasan kelompok bermotor di kawasan Kompleks Pertokoan WTC Batanghari, Jalan Sultan Thaha, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, Sabtu 15/8/2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang remaja berinisial MDH, 16 tahun, meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, M.K.M., mengatakan persoalan geng motor tidak cukup diselesaikan hanya melalui penindakan hukum. Diperlukan langkah terpadu yang menggabungkan pendekatan penegak hukum, pencegahan, pengawasan, serta pembinaan terhadap anak remaja.
Hal tersebut disampaikan Maulana saat mendampingi Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., dalam konferensi pers pengungkapan kasus kekerasan dan pengeroyokan oleh kelompok bermotor di Mapolresta Jambi, Jumat (21/8/2026).
“Pemkot Jambi sebelumnya telah menginisiasi operasi gabungan dengan melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, serta OPD terkait. Kita juga sudah melakukan pembinaan di SPN Polda Jambi,” ujar Maulana.
Menurutnya, Pemkot bersama aparat keamanan juga mulai memetakan waktu dan lokasi yang kerap menjadi titik aktivitas kelompok bermotor. Berdasarkan data intelijen Polresta Jambi, aksi kelompok tersebut cenderung terjadi pada waktu tertentu, terutama menjelang subuh.
“Geng motor ini kita lihat beraksinya di jam tertentu atau subuh, sehingga kita akan meningkatkan pengawasan pada jam rawan serta di titik rawan. Patroli ke depan dilakukan lebih terarah, tidak hanya sporadis,” jelasnya.
Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Jambi akan menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Jambi pada Senin mendatang. Rapat akan membahas rencana penerbitan Surat Edaran terkait pembatasan aktivitas anak pada malam hingga dini hari.
“Senin nanti kami adakan rapat bersama Forkopimda. Poin pentingnya adalah memohon dukungan TNI, Polri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk menerbitkan Surat Edaran jam malam bagi anak-anak,” ungkap Maulana.
Ia juga meminta penguatan pengawasan dan patroli berjenjang mulai dari keluarga, RT, kelurahan hingga kecamatan.
Maulana menegaskan, pemerintah tidak akan menyamaratakan seluruh anak yang terlibat. Anak yang hanya ikut-ikutan dan tidak terlibat tindak pidana akan diarahkan untuk pembinaan.
“Untuk anak-anak yang ikut-ikutan dalam geng motor dan tidak ada proses pidananya, maka akan dilakukan pembinaan. Seperti dulu kita lakukan di SPN Polda Jambi,” katanya.
Namun pembinaan bukan berarti menghapus proses hukum. “Pembinaan tidak boleh dimaknai sebagai jalan keluar bagi anak yang telah melakukan tindak pidana, karena sudah ada undang-undang yang mengatur. Yang melakukan tindak pidana harus dipertanggungjawabkan supaya ada efek jera,” tegasnya.
Pemkot juga mengapresiasi gerak cepat Polda Jambi dan Polresta Jambi dalam mengungkap kasus tersebut.
Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak tegas pelaku kekerasan tanpa tebang pilih.
“Kami berkomitmen untuk menindak tegas seluruh pelaku tindak pidana kekerasan guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Jambi tetap kondusif,” tegas Ananto.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri dan segera melaporkan potensi gangguan Kamtibmas ke polisi. Untuk mempercepat laporan, masyarakat bisa menghubungi Call Center 110 Kepolisian, serta 112 yang terhubung dengan Jambi City Operation Center.
Maulana menutup dengan mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama malam hingga dini hari.
“Keamanan dan ketertiban adalah modal penting pembangunan Kota Jambi. Mari kita jaga bersama agar Kota Jambi aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.(*/Tat)
Pemkot Jambi Serius Atasi Aksi Geng Motor Siapkan Jam Malam dan Pembinaan Anak



















